Matatelinga - Medan, Pelaku pembacokan Rochmadsyah alias Mamek (35), mengaku kalau sudah dendam terhadap Alfasah alias Ucok Sing (42) warga Jalan Puyu 11 Perumnas Mandala."Iya bang, memang ada rasa dendam saya dengan korban," akunya disela-sela pemaparan, Selasa (5/8/2014) sore.Sebelum kejadian pembacokan hingga menewaskan korban, pada bulan lalu, keduanya juga sempat berduel gara-gara perebutan tanah garapan. "Dulu saya sempat berantam sama dia gara-gara perebutan tanah garapan di Jalan Pasar III Percut Sei Tuan," sebutnya.Tepat pada Senin (4/8) dinihari, kelompok OKP korban bentrok dengan kelompok OKP tersangka di tanah garapan yang diperebutkan itu. Bentrokan yang sudah beberapa kali itu terjadi tidak ada menelan korban."Saya dari AMPI, dia dari PP. Sebelum kami bacok-bacokan, subuh kemari OKP kami sudah bentrok kian masalah perebutan tanah," jelas pria yang tinggal di Jalan Jermal VII Tanah Garapan.Setelah bentrokan itu dapat teredam, Mamek dan Ucok Sing berpas-pasan di Pasar III Percut Sei Tuan. Keduanya yang sudah memiliki rasa dendam pun bertengkar menggunakan klewang masing-masing."Kebetulan kami berdua jumpa, sama-sama sudah bawa klewang, ya uda langsung saling bacok-bacokan," pungkasnya.Melihat lawannya sudah bercucuran darah, kemudian pelaku kabur ke tempat saudaranya. "Saya lihat dia sudah mau mati, terus saya lari," tambahnya. Seperti diketahui, Dua kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) bentrok di Tanah Garapan Pasar III Datuk Kabu Percut Sei Tuan Deli Serdang, Senin (4/8). Akibatnya, seorang tewas akibat luka bacokan.(Uut/Mt)