MATATELINGA, Binjai- Juru bicara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI), Dr. Dahnil Anjar Simanjuntak SE, ME, berikan kuliah umum dihadapan ratusan Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Budidaya. Senin (27/06/2022), Jalan Gaharu, Kota Binjai.Adapun dalam kuliahnya, Dahnil menyampaikan materi bertajuk 'Peranan Hankamnas dan Hankamrata Untuk Hadapi Ancaman, Tantangan, Gangguan dalam Bingkai Kedaulatan NKRI'Dahnil menjelaskan bahwa Hankamrata adalah singkatan dari pertahanan dan keamanan rakyat semesta, dimana dalam hal ini rakyat juga di ikutsertakan.Sedangkan Pertahanan dan Keamanan Nasional (Hankamnas) adalah upaya rakyat semesta dengan Angkatan Bersenjata sebagai fungsi utama pemerintahan negara dalam penegakkan Ketahanan Nasional khususnya."Hankamrata merupakan amanat konstitusional yang melibatkan masyarakat dalam mempertahankan kemananan negara," terang Dahnil.Orang dekat Prabowo Subianto ini menegaskan kekuatan sebuah negara adalah hal penting untuk menjaga kedaulatan negara itu sendiri."Ketika kondisi negara darurat, maka benteng negara yang paling kuat adalah rakyat yang siap membela negara," ujarnya.[br]Seperti bunyi ungkapan latin terkenal di kalangan militer. Si Vis Pacem, Para Belum, yang memiliki arti: Jika Ingin Perdamaian maka bersiaplah untuk perang.Lewat STKIP Budidaya, mantan Ketua umum pimpinan pusat pemuda Muhamadiyah tahun 2019 itu berharap supaya guru-guru jebolan Budidaya dapat menjadi produsen yang bukan hanya bisa mengajarkan ilmu pengetahuan umum saja, namun juga mentransfer makna dan nilai kebaikan persatuan kesatuan."Harapannya perguruan ini bisa berfungsi untuk mengajarkan pemahaman nilai semangat persatuan kesatuan, disiplin serta kebaikan," tandas Dahnil.Disisi lain, Ketua Yayasan Budidaya, Ahmad Azrai Aziz dalam keterangan singkat mengatakan, bahwa pihaknya sangat menyambut baik kehadiran juru bicara Menteri Pertahanan RI tersebut.Dia berharap, materi yang telah disampaikan oleh Dahnil Anjar kepada Mahasiswanya dapat menambah wawasan serta membentuk sebuah karakter tenaga pendidik yang memiliki jiwa patriotisme."Pak Dahnil itukan seorang akademisi, dan politisi, kehadiran beliau di Budidaya telah menambah banyak ilmu untuk mahasiswa kami. Semoga kedepan para Mahasiswa yang lulus mampu mengimplementasikan ilmunya untuk kepentingan rakyat dan negara," pungkas Azrai. (Mtc/dyka.p)