Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Penganiayaan Terjadi Lantaran Pemintaan Tidak Terakomodir

Penganiayaan Terjadi Lantaran Pemintaan Tidak Terakomodir

- Rabu, 03 Agustus 2022 20:36 WIB
Dieks/Matateling.com
LOPO Cafe tempat terjadinya pemukulan
MATATELINGA. Mandailing Natal -Ironis oknum wartawan disalah satu media di Penyabungan Mandailing Natal Sumatera Utara kembali menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang, pasalnya oknum wartawan tersebut diduga telah melakukan permintaan sejumlah uang untuk pengamanan terkait usaha tambang yang dimiliki warga masyarakat setempat.

Keterangan penasihat hukum para terdakwa Amrizal SH,MH dalam kererangannya usai sidang pledoi di PN Penyabungan Rabu (3/8/2022) mengatakan hasil dari pemeriksaan yang dituangkan dan BAP penyidik, serta BAP yang diserahkan ke JPU yang menangani perkara tersebut dikatakan empat terdakwa yang kini masih berada di LP Penyabungan masing masing Awaluddin, Salamat Rasoki dan Edi Mansyur Rangkuti.

Baca Juga:Sidang Pembacaan Nota Pembelaan Dalam Perkara Penganiayaan

Persoalan awalnya dipicu oleh permintaan korban Jeffri Barata Lubis terhadap salah seorang pengusaha tambang yang berada di daerah ini, namun permintaan korban Jeffri Barata Lubis sangat terlalu besar terlebih lagi Jeffri mencetuskan perkataan kepada awaluddin "KAU KAN GAK DIPAKEK SAMA KETUAMU" seakan menyepelekan awaluddin dan tidak menghargai orang lain maka hal tersebut membuat terdakwa awluddin spontan memukul jeffri.

Lalu ia pergi menjumpai ketiga terdakwa lainnya yang menunggu diluar TKP yang tadinya para terdakwa mau makan malam bersama di Lintas Timur sambil bilang "TOLONG AKU ABANG RUPANYA MAU MEMERASNYA DIA 30 JT DIMINTANYA 1 ORANG, 4 ORANG DI MADINA DAN 5 ORANG LAGI ADA DI MEDAN".

[br]

Blum selesai lagi awaluddin berbicara ketiga terdakwa lainnya langsung menyampari Jeffri secara spontan, karena dikira ketiga terdakwa lainnya awaluddin yang dipukul Jeffri, rupanya setelah meilihat cctv yang beredar awaluddin lah yang memukul Jeffri dan itu pun hanya satu kali memukulnya Jeffri sesal ketiga terdakwa lainnya. Ujarnya.

Lebih lanjut Amrizal SH,MH mengatakan dalam pledoi yang kami sampaikan ke hadapan majelis hakim dan JPU serta rekaman suara yang berhasil kami dapatkan bahwasanya korban Jeffri Barata Lubis benar tidak menyebutkan nilai namun dalam rekaman tersebut Jeffri bilang "saya punya tim saya gak bisa mutuskan sendiri, dari kalian lah berapa" namun sangat disayangkan dalam pertemuan di TKP Jeffri menyebutkan angka kepada awaluddin yang cukup besar yang akan diberikan kepada sejumlah wartawan dan salah seorang LSM dengan dalih pengamanan untuk usaha tersebut.

Akibat terjadinya pemukulan tersebut korban mengalami luka lecet yang tidak membahayakan jiwanya dan hal tersebut juga di jelaskan oleh dokter yang menangani pemeriksaan di RSU Penyabungan.

[br]

Dalam percakapan antara korban Jeffri Barata Lubis dan terdakwa Awal di TKP juga diungkapkan permintaan uang pengamanan tersebut sebesar Rp.30 juta per orang dengan rincian untuk yang di Mandailing Natal sebanyak 4 orang dan yang di Medan sebanyak 5 orang yang sangat disayangkannya lagi salah satu wartawan itu yang bernaung disalah satu media ternama di jagat dunia jurnalistik.

Yang lebih membuat saya herankan saudara Jeffri Barata Lubis ini yang mengaku seorang jurnalis dan menurut informasi yang kami terima, saudara ini juga merupakan anggota dari salah satu wadah kewartwanan, namun perbuatan yang dilakukannya sudah diluar kaidah kewartawanan sebagai mana yang termaktub dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ), pungkasnya menyayangkan perbutan korban yang seharusnya sebagai sumber informasi publik yang dipercaya. (tim)

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Waspada Penipuan, BRI BO Panyabungan Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

Berita Sumut

Usai Dilantik Rico Waas, PWPM Aktif Bergerak dan Gelar Kurban Iduladha 1447 H

Berita Sumut

Muhammad Junaidi jadi Kajari Padang Lawas Utara dan Mohammad Nursaitias jadi Kajari Mandailing Natal

Berita Sumut

Kejati DKI Tahan 3 Tersangka, Termasuk Mantan Dirjen dan Sekretaris Dirjen Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi