MATATELINGA, Tebingtinggi:Seorang bocah laki-laki yang hanyut terbawa arus aliraan Sungai Padang pada kamis sore (11/08/2022) sekira pukul 14.30 wib akihirnya di temukan mengapung bersama debok pisang sekitar 2 kilimeter dari tempat awal kejadian, sabtu pagi (13/08/2022) sekira pukul 06.30 wib di Dusin Tapian Nauli B Desa Juhar I Kecamatan Bandar Khalifah kabupaten serdang Bedagai (Sergai).
Mayat bocah malang tersebut adalah Denis Sianipar (3) warga Dusun Tapian Nauli B Desa Juhar I Kecamatan Bandar Khalipah Kabupaten Sergai ini pertama kali di temukan olehaksi Halomoan Simanjutak (43) dan saksi wajar (35), Desa Gelam Sei Serimah Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Sergai.
Yang pada saat itu kedua saksi pada hari Sabtu tanggal 13 Agustus 2022 sekira pukul 06.00 wib sedang duduk di warung kopi yang lokasinya persis di pinggir aliran Sungai Padang Desa Gelam Seiserimah Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Sergai.
Yang tanpa sengaja mata mereka tertuju pada aliran sungai Padang, lalu tiba-tiba terlihat mereka mayat seorang anak kecil telanjang yang sudah terapung dengan kondisi telentang di atas permukaan sungai yang hanyut terbawa arus air berdampingan dengan 1 batang pohon pisang yang terapung.
Melihat hal tersebut kedua saksi langsung terjun ke dalam aliran sungai padang guna menepikan mayat bocah malang tersebut agar tidak terbawa arus aliran sungai padang lebih jauh lagi, selanjutnya mengevakuasi mayat tersebut ke pinggir aliran sungai.
[br]
Dimana jarak di temukan jasad korban hanyut tersebut kurang lebih 2 KM dari lokasi awal kejadian atas hanyutnya bocah malang tersebut pada kamis sore kemarin.
Oleh keluarga korban mayat selanjutnya di bawah pulang untuk di semayamkan di rumah duka yang selanjutnya di lakukan proses pengebumian almarhum Denis Sianipar.
Adapun kejadian hanyutnya bocah burusia 3 tahun tersebut menurut keterangan Ani Safitri Br Pardede (26), merupakan salah satu warga yang tidak jauh dari lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan bahwa insiden ini bermula ketika korban Denis Sianipar bersama teman-temannya pada Kamis sore itu sedang mandi-mandi di aliran Sungai padang sekitar pukul 14.30 WIB.
Tiba-tiba korban Denis tergelicir di pinggir sungai dan korban langsung terbawa arus sungai.
“Melihat kejadian tersebut dua orang temannya merasa tidak bisa menolong Denis, lalu kedua orang teman korban langsung berlari datang kerumah memberitahukan bahwasanya Denis jatuh tergelincir ke sungai,”jelas Ani Safitri.
Mendengar berita teraebut, selanjutnya Ani langsung berlari menuju lokasi dan korban sudah tidak ada, yang tinggal hanya pakaian korban saja.
“Pas saya dapat kabar dari kawan-kawan korban, saya langsung berlari menuju TKP, namun korban sudah tidak ada dan yang tinggal tinggal bajunya saja,”terang Ani Safitri Br Pardede ketika itu.
Akan kejadian tersebut wargapun ketika itu beramai-ramai turun ke sungai untuk mencari jasad korban, selain itu juga turun tim basarnas dan tagana kabupaten Sergai dalam upaya pencarian mayat korban dengan menggunakan beberapa unit perahu karet.(bas)