MATATELINGA, Binjai - Ketua Yayasan Budidaya Binjai Ahmad Azra'i Aziz menyarankan para kader yang sudah mengikuti LK1 HMI harus mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh semasa pelatihan.Dia menilai, LK1 yang digelar komisariat MiPS Budidaya Binjai wajib berkesan dan membekas di jiwa masing-masing kader. Dimana sejatinya, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wadah menempa jiwa karakter pemimpin yang diharapkan jadi bekal untuk berorganisasi.Pada intinya, kata Azrai, Mereka harus menjadi kader-kader HMI yang profesional menjalankan fungsinya.
Baca Juga:Tiga Bulan Lebih Berlatih, Paskibraka Tebingtinggi Akhirnya Di Kukuhkan"Pentingnya pendidikan kepemimpinan bagi kader-kader HMI menyongsong era yang akan datang. Hal ini tentu menjadi krusial lantaran persaingan semakin ketat," pesan Azra'i, Senin (15/08/2022).Ketua HMI Kota Binjai Novrizal, mengaku sangat berterimakasih kepada pihak Yayasan STKIP Budidaya Binjai yang mau memfasilitasi kegiatan Basic Training LK1 HMI yang digelar selama 4 hari.Novri merasa haru, karena pihak Yayasan secara sukarela bersedia menyediakan tempat dan fasilitas untuk Training Basic HMI yang digelar bersama komisariat MiPs Budidaya Binjai.[br]"Sejujurnya saya sangat merindukan hal ini. Sebab ditengah persoalan internal kami (HMI), keberangsungan pelaksanaan LK1 HMI terkendala persoalan tempat, maka saya sangat berterimakasih kepada Ketua Yayasan yang berbaik hati menyediakan tempat dan fasilitas sehingga Basic LK1 HMI terlaksana," ungkap Novri.Diketahui, Basic Training yang diikuti puluhan mahasiswa/i di STKIP Budidaya Binjai itu bertema "Terbinanya kepribadian Muslim yang berkualitas Akademis, sadar akan fungsi dan perannya dalam berorganisasi, serta hak dan kewajiban kader umat dan kader bangsa. (Mtc/dyka.p)