MATATELINGA,Medan: Program Bantuan Pasang Baru Listrik dalam program BPBL diperuntukkanuntuk rumah tangga tidak mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu KesejahteraanSosial (DTKS), berada di daerah 3T atau rumah tangga tidak mampu yang layakmenerima BPBL berdasarkan validasi kepala desa/lurah atau pejabat setingkat.
Program bantuan listrik gratis daripemerintah, PLN, UIW Sumatera Utara targetkan sambung listrik gratis sebanyak5.600 sambungan untuk rumah tangga tidak mampu di Sumatera Utara.
“Program BPBL bertujuan untuk meningkatkanrasio elektrifikasi, pada momen Kemerdekaan RI ke - 77 ini PLN memenuhikebutuhan listrik khususnya rumah tangga tidak mampu yang belum tersambungdengan listrik PLN,”ungkap Chairuddin, Senior Manager Niaga dan ManajemenPelanggan PLN UIW Sumatera Utara, Rabu (17/8/2022).
Kegiatan yang berlandaskan Peraturan MenteriESDM Nomor 3 Tahun 2022 tentang Bantuan Pasang Baru Listrik Bagi Rumah Tangga TidakMampu ini akan menyasar sebanyak 80.000 rumah tangga tidak mampu belumberlistrik di seluruh Indonesia yang tersebar di 2.152 Desa/Kelurahan di 17Provinsi di Indonesia. Program ini dilaksanakan menggunakan pendanaan APBN tahun2022
[br]
“Untuk Sumatera Utara sendiri sebanyak 5.600rumah tangga tidak mampu yang tersebar di Kotamadya Medan, Kotamadya Binjai,Kabupaten Labuhan Batu dan Kabupaten Deli Serdang. Pelaksanaan akan dilakukanbertahap, pada tahap pertama akan dinyalakan 178 pelanggan di momen KemerdekaanRI ke - 77,”akunya Chairuddin.
Skema pada program bantuan ini, calonpenerima BPBL akan mendapatkan pemasangan instalasi tenaga listrik, pemeriksaandan pengujian instalasi tenaga listrik, penyambungan baru dan pengisian tokenlistrik perdana.
Abdul Malik, seorang Petani penerima programBPBL yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, menyampaikan rasa terima kasihatas bantuan Pemerintah ini.
"Saya berterima kasih kepada Pemerintah,juga kepada PLN, rumah saya sekarang terang. Terima kasih, sekali lagi terimakasih", tutur Abdul Malik.