Matatelinga - Bandar Khalifah, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dengan kemajemukanmasyarakatnya (pluralisme) yangdilihat dari perbedaan etnis, agama, ras dan budaya. Maka dengan perbedaan yangada ini dapat dijadikan kekuatan dan semangat dalam membangun dan memperkokoh kebersamaandi tengah keberagaman. Maka untuk itu diharapkan setiap warga masyarakat di daerah ini wajib menjagasikap toleransi, meningkatkan dan bersatu dalam rasa persaudaraan.Ajakan ini disampaikan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yangdidampingi Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah, M.Si ketika menghadiri rangkaiankegiatan Halal Bi Halal Idul Fitri1435 H bersama dengan jajaran PNS berbaur bersamaelemen masyarakat dari beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Sergaidiantaranya Kecamatan Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar, Dolok Merawan dan Kecamatan Bandar Khalipah.Acara silaturrahmi ini dipusatkan di halaman Kantor Camat Bandar Khalipah Desa PekanBandar Khalipah, Rabu sore (13/8/2014).Semarak syukuran halal bi halal juga dihadiri para Asisten dan StafAhli Bupati, para Kepala SKPD, Camat Tebing Tinggi, Camat Tebing Syahbandar,Camat Bandar Khalipah, Camat Dolok Merawan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, paraKades dan pengurus TP. PKK masing-masing kecamatan dan Al-Ustadz Sulaiman.Bupati Sergai Ir. H. Soekirman juga menambahkan, satu dasawarsareformasi telah terlewati, namun krisis sosial belum bisa diatasi. Hal ini dikarenakan adanyapergeseran nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yang semula paternalistik,santun, toleran, dan gotong-royong telah berubah ke arah individualistik danmaterialistik. Mengedepankan sikap-sikap ini untuk membangun serta memeliharakondusifitas daerah Tanah Bertuah Negeri Beradat ini yang sehat, dinamis,demokratis, adil, maju dan sejahtera.Selain itu dikemukakan Bupati Sergai bahwa jika dilihat daridaratan, Bandar Khalifah adalah Kecamatan yang paling ujung di KabupatenSerdang Bedagai. Namun jika patokannya laut maka Bandar Khalifah adalahkecamatan terdepan dan menjadi pintu masuk dari sisi maritim Kabupaten SerdangBedagai. Hal yang paling penting disini adalah potensi yang belum maksimal dikelolayakni potensilaut atau maritim. Maka untuk kedepannya mari kita bangun potensi laut tersebutdengan semangat baru, bekerja bersama dan sama-sama bekerja guna meningkatkankesejahteraan masyarakat di Kabupaten ini, pungkas Bupati Soekirman.Sebelumnya tokoh masyarakat P. Sitanggang mengungkapkan apresiasi tingginya ataskedatangan Bupati beserta jajarannya di Bandar Khalipah, P. Sitanggang jugamengutarakan kepada Bupati Sergai masyarakat Bandar Khalipah yang mayoritasbermata pencaharian sebagai petani sangat mengharapkan perhatian dan kebijakandari Pemkab Sergai. Sebab sawah yang mereka garap untuk ditanami padi mengalamikekurangan air sehingga mengakibatkan terjadinya gagal panen akhir-akhir ini.Melalui momentum Halal Bi Halal ini masyarakat Bandar Khalipahsangat mengharapkan bantuan dari pihak Pemkab Sergai berupa saranainfrastruktur dengan adanya pembangunan pengairan memadai untuk lahan persawahan.Disamping itu juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untukmenyelesaikan persoalan tersebut.Sementara itu Al-Ustadz Sulaiman dalam tausyiahnya menyampaikanbahwa tujuandari Halal Bi Halal ini adalah untuk meningkatkan silaturahim antar sesama,meningkatkan rasa persaudaraan serta menjaga kerukunan antar umat beragama. Kemudian diceritakanbagaimana Istilah Halal Bi Halal itu terjadi pertama kali di Indonesia, danjuga tujuannya untuk menjaga silaturahim. Janganlah kita memutuskan hubungan silaturahim karena berbedakebijakan, yang tertuang dalam sebuah Hadist, “Sesungguhnya Rahmat Allah tidak akan turundalam suatu kaum, apabila di dalam kaum tersebut terdapat orang yang memutuskansilaturahim”. Beliau juga menyampaikan tentang kasus yang merebak sekarangdi Indonesia bahkan dunia yaitu keberadaan ISIS di Indonesia, ujar UstadzSulai. (Koko/Mt)