MATATELINGA, Samosir : Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir , mensosialisasikan peremajaan kopi dalam mendukung desa wisata.
Plt Kadis Ketapang Pertanian DR Tumior Gultom mengatakan, pelaksanaan sosialisasi ini diikuti empat kelompok tani dengan jumlah 50 orang.
Sosialisasi ini merupakan dukungan dari Pemerintah Samosir dalam membantu masyarakat untuk peremajaan kopi yang sudah tidak produktif agar menjadi produktif.
Kegiatan ini yang dihadiri , Lismawaty mewakili Kadis Perkebunan Provinsi Sumut, Tovan Marhennata Agronomist dari Starbuck Coffee Farmer Center, Pegiat Kopi dari Kabupaten Samosir sekaligus pemilik merek dagang Kopi Pardosir Marulam Sinaga dan Petani Kopi yang bertempat di Desa Singkam Kecamatan Sianjurmula-mula, Kamis (1/9) kemarin.
Ditambahkannya, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan seluruh petani kopi.
Agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani kopi di Kabupaten Samosir.
" Kegiatan ini difasilitasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir bekerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara," jelasnya.
Sementara, Lismawaty menambahkan, sebagai tindaklanjut dari bimbingan teknis ini , bahwa Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara akan memberikan bantuan , berupa bibit pupuk organik, dan tanaman pelindung kopi lamtoro kepada empat Kelompok tani yang mengusulkan.
Keempat kelompok itu, disebutkannya, kelompok tani Wanita Toho, kelompok tani Wanita Nauli, kelompok tani Wanita Kasih dari Desa Singkam Kecamatan Sianjurmulamula dan kelompok tani Maduma dari Desa Janji Martahan Kecamatan Harian.
" Petani kopi dari setiap kelompok tani yang berada di Kabupaten Samosir agar saling berkoordinasi dengan penyuluh dan petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir," imbuhnya.(gamael)