Matatelinga - Medan, Wanita rental dengan kondisi berlumuran darah,bernama Klara br Aruan (62) warga Jl Ngalengko No 12 Medan Timur, korban penganiayaan menantunya dengan didampingi anaknya Tonggam Tambunan membuat pengaduan ke Polresta Medan.Penagkuan Tonggam pada wartawan, Ia baru saja dianiaya Melati boru Pakpahan, kebetulan saya baru sampai dirumah. "Aku tadi enggak di rumah bang. Kebetulan aku lagi di luar. Begitu aku sampai di rumah, ku dengar mamak ku jerit-jerit," katanya, Minggu (17/8/2014) sore. Mendengar hal itu, saya pun langsung masuk ke dalam rumahnya. "Begitu aku masuk, ku tengok mamak ku udah berdarah-darah. Langsung lah ku tanyak, rupanya yang mukuli mamak ku isteri ku sendiri," ujarnya.Dengan perlakuan tak wajar tersebut, tidak menerima, hingga membawa ibunya ke Polresta Medan untuk membuat laporan. "Aku tadi baru melapor. Kata polisinya, harus periksa ke rumah sakit Pirngadi dulu. Nanti setelah dapat surat, baru ke sini lagi aku untuk mengadu," diakhir penjelasannya.(Mt/Uut)