MATATELINGA,Panyabungan: Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP IMMAN) mendesak Menteri ESDM RI mencabut izin PT SMGP
Insiden berulang kecelakaan panas bumi di WKP Sorik Marapi yang mengakibatkan ratusan korban, semakin membuktikan bahwa management PT SMGP bertindak "sembrono" dan lalai serta mengabaikan prinsip dasar K3LL (Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan.
PT SMGP dinilai tidak sanggup dan gagal mengelola Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTPb) secara baik dan benar sesuai regulasi geothermal. Bahkan PT SMGP telah banyak menorehkan daftar hitam dengan melakukan tindak pidana kejahatan lingkungan hidup dan manusia secara beruntun dalam kurun waktu relatif singkat
Sudah saatnya PT SMGP "hengkang" dari bumi Gordang Sambilan Kab Mandailing Natal dan dicabut izinnya oleh Menteri ESDM RI, karna dinilai sudah sangat tidak layak beroperasi dan membahayakan keselamatan warga dan lingkungan.
Demikian salah satu pernyataan resmi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP IMMAN) yang diterima keterangan tertulisnya (Kamis/29) ditandangani Ketua Umum M. Miftahul Khoir dan Sekretaris Jenderal Amardi Halomoan Lubis.
Disebutkan, dalam rentang 6 bulan ini, tercatat PT SMGP telah mengakibatkan 4 insiden yang mengakibatkan ratusan korban, yakni kasus 6 Maret, 24 April, 16 September dan teranyar 27 September. "Dalam konteks menjaga keselamatan warga dan lingkungan hidup, PT SMGP kita nilai telah gagal. Jadi apa lagi yang harus dipertahankan dengan PT SMGP yang terkesan amatiran dan abal abal tsb. Apa kita harus menunggu waktu lagi ratusan warga lainnya yang akan menjadi korban dan meregang nyawa? tegas mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan ini.
Untuk itu, DPP IMMAN mendesak Kementerian ESDM untuk menjatuhkan sanksi tegas berupa pencabutan izin dan menutup operasional aktivitas PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) secara keseluruhan yang telah menyebabkan kecelakaan operasional berulang dan mengakibatkan ratusan warga menjadi korban.
"KS Orka selaku pelaksana teknis dan pemegang saham PT SMGP harus segera (diambil alih) BUMN atau perusahaan yang lebih kapabel, kredibel dan profesional. KS Orka hanyalah perusahaan yang terkesan amatiran dan telah banyak melakukan pelanggaran fatal aturan Geothermal. Kasian warga Madina, dijadikan bak "kelinci percobaan" atas aktivitas KS Orka yang meresahkan" tegasnya.
(Asril)