MATATELINGA, Percut Sei Tuan : Dalam rangka mememperingati Hari Santri Nasional, Yayasan Pesantren Faiz Ahmad Al-Kawakib turut serta menyemarakkan sebagai simbol syiar terhadap Ilmu yang telah diajarkan para Ulama, Minggu,(23/10/2022) di Pondok Pesantren Tahfiz Qur'an dan Hadist Al Faiz Jalan Bhineka Tunggal Ika Datuk Kabu, Pasar 2 Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan tersebut juga disandingkan dengan memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H dengan membawa tema, "Meneladani Rasullullah SAW sebagai bekal membangun pribadi santri yang unggul hafalannya, IMTAQ dan Iptek nya, Siap menjaga persatuan untuk mewujudkan Negeri Baldatun Thoyyibattun Wa Rabbun Ghofur". Sebagaimana yang dikatakan Pendiri Pesantren Tahfiz Al Faiz, Buya Fadli Kaukibi SH,CN melalui Ustadz Andi Suhendra M.Pd sekaligus selaku Pembina di Pesantren Tahfiz Qur'an dan Hadits Al Faiz.
Lebih jauh dikatakan Ustadz Andi, Sebelumnya, seminggu lalu pihaknya telah mengadakan serangkaian acara perlombaan, mulai dari hafalan juz qur'an dengan tingkatan 10 juz, hafalan Hadits, lomba Sholawatan. Dan di bidang olahraga, pihaknya juga mengadakan kegiatan lomba Tenis Meja, dan lomba renang.
Tak terlepas dari tajuk tema kegiatan, Ustadz Andi juga menyampaikan, para Santri dapat menjadikan Rasullullah sebagai terdepan di dalam kehidupannya sehari-hari. seperti dalam berjiwa sosial ditengah-tengah masyarakat terkhusus kepada Ibadahnya. Sehingga, menjadikkan Rasullullah sebagai contoh yang memiliki 4 sifat, yaitu, Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fatanah. "Jadi, kemana pun Santri kita nantinya, dapat membawa sifat jujur. insha Allah pasti mereka akan amanah. Dengan mencontohkan 4 sifat nabi ini, pastinya kelak mereka akan menjadi orang sukses untuk kedepannya. Baik didunia, maupun di akhirat". Terang Ustadz Andi
Sambungnya lagi, Dengan ditetapkan oleh Pemerintah hari santri nasional ini, Menurutnya, besar harapan Negeri kepada alumni-alumni pesantren dalam menjaga Kedaulatan Negera. Karena, hal tersebut menunjukkan sebagai wujud peran yang begitu penting bagi kemerdekaan suatu Negara adalah tidak terlepasnya campur tangan para Ulama dan Santri-santri. Sehingga Indonesia dapat merdeka. Dengan, hentakkan Takbir.
Ia Juga Berpesan Kepada para santri, agar kedepannya dapat membawa sifat Ketuhanan setelah menimba ilmu di Pondok Pesantren. Sehingga, para santri dapat menjadi sosok pemimpin yang amanah untuk kedepannya. "ketika mereka tamat dan masuk perguruan tinggi, mereka di harapkan siap untuk jadi Pemimpin. Setelah menjalani pendidikan di Pesantren, mereka banyak mempelajari ilmu tauhid, Ketuhanan. Dia yakin Allah Swt itu maha melihat. Dengan kata lain, maka ia ketika menjadi seorang pejabat, Ia pasti akan takut berbuat korupsi. Apa pun jabatan nya nanti, insha Allah, ia pasti akan amanah". Pintanya
Tidak terlepas juga, dengan kegiatan tersebut, Ia juga berharap kepada Pemerintah setempat agar Pesantren-Pesantren yang ada khususnya di Deli Serdang lebih diperhatikan. Sehingga, para santri yang mencari ilmu di Pondok Pesantren sesuai yang diharapkan. Serta, sebagai wujud kecintaan kita terhadap dunia pendidikan di bidang agama, dan mencetak para ulama pada masa yang akan datang.
Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Hanura, Hj Riri Stephanie Siregar, SH,MH didampingi pengurus Partai Hanura Sumut.
(Kos/Mtc)