MATATELINGA, Sigli : Refleksi peringatan Sumpah Pemuda ke 94, pemuda di Kabupaten Pidie, Aceh deklarasikan Pemuda Progresif dan Revolusioner dalam Fokus Grub Diskusi (FGD) yang berlangsung di Cama Kupi, Benteng, Kota Sigli, Rabu (02/11/2022).FGD yang diikuti ratusan pemuda dari berbagai kalangan, baik dari OKP dan perwakilan BEM Kampus yang ada di Pidie tersebut menghadirkan Aktivis 98 Faisal Rizal dan Andi Firdaus sebagai pemantik diskusi."Fokus grup diskusi ini akan dijadikan sebagai wadah kajian dan pengembangan isu-isu kekinian dan nantinya apabila perlu akan menjadi gerakan aliansi pemuda Pidie yang akan memperjuangkan aspirasi masyarakat," ucap Muhammad Pria Al Ghazi saat membuka acara.
Baca Juga:Edy Rahmayadi Mendorong Agar Sekolah Untuk Duafa Semakin Banyak Tumbuh Di LangkatPemantik diskusi Andi Firdaus menyebutkan, kegiatan ini sangat positif terlepas dari latar belakang warna, pemuda harus menjadi bagian dari perubahan."Pemuda progresif ini bukan hanya bagian diskusi tapi lebih kepada tindakan nyata, pemuda progresif harus menjadi pilot projek gerakan perubahan ke depan," ucap Andi firdaus yang merupakan Alumni Perdamaian Mindanao, Filipina.Aktifis 98 lainnya, Faisal Rizal berharap, diskusi ini terbangun kesadaran pemuda dalam melihat permasalahan-permasalahan rakyat di Pidie, dan juga mempersatukan kembali pemuda yang selama ini mungkin tercerai berai.[br]"Menyatukan frekwensi tanpa membedakan antar sesama pemuda, dan melakukan evaluasi," ujarnya.Organizing Committee Zulkifli BI MSi mengatakan, tujuan deklarasi pemuda progresif ini bahwasanya pemuda Pidie sadar sebagai generasi penerus bangsa turut serta mencari solusi, mendiskusikan berbagai macam persoalan kepemudaan agar pemuda kembali pada khittah perjuangan kepemudaan."Ke depan pemuda progresif dan revolusioner akan melakukan diskusi publik mengundang Pj bupati, pimpinan DPRK, Kapolres, Dandim, kejaksaan, pengadilan, MPU (Muspida plus) mendiskusikan penyelesaian ragam permasalahan," ujarnya.