MATATELINGA, Asahan : Ironis kampung kami yang berada di desa Sei Pasir Kecamatan Sei Kepayang Asahan yang juga tidak begitu jauh dari pusat ibu kota Asahan, kondisinya jauh berbeda dengan desa desa lainnya, kampung kami bagaikan desa tertinggal yang tidak pernah mendapatkan pembangunan sebagai mana mestinya, terima kasih pak tentara yang sudah berkarya untuk desa kami !!!, Jum'at (04/11/2022)
Ungkapan S.Tambunan (45) warga desa Sei Pasir kecamatan Sei Kepayang saat perbincangannya dengan matatelinga.com Jum'at 04 Nopember 2022 mengatakan kami selaku warga masyarakat di desa Sei Pasir kecamatan Sei Kepayang Timur sangat berterima kasih kepada pak TNI yang saat ini sedang melaksanakan karya Bhakti dalam rangka TMMD 2022 didesa ini, dan dengan dilaksanakan karya Bhakti TNI desa kami sudah sedikit tersentuh pembangunan, selama ini desa kami tidak pernah mendapatkan perioritas pembangunan meskipun warga desa ini juga telah membayar berbagai pajak dan restribusi kepada Pemerintah, ujarnya.
S.Tambunan yang dikenal jarang berbicara ini seakan meluapkan rasa kekesalannya saat bertemu dengan crew matatelinga.com dengan mengatakan sudah puluhan tahun kami hidup di desa ini, sangat jarang bahkan tidak pernah ada pembangunan didesa ini, apakah desa kami ini bukan merupakan bagian dari wilayah kabupaten Asahan sehingga desa kami ini dianak tirikan.
Namun berkat adanya tentara masuk desa dalam kegiatan TMMD 2022 ini desa kami sudah mendapatkan bantuan pembangunan perbaikan jalan yang rusak sudah bertahun tahun di akses jalan desa mulai desa Sei Pasir dan desa Sei Tempurung yang ada di kecamatan Sei Kepayang Timur ini.
Selama ini di dua desa tersebut bila musim penghujan jangankan manusia yang lewat lembu saja lewat jalan itu pasti terpeleset, namun saat ini dengan karya Bhakti TMMD 2022 dari Kodim 0208 Asahan , jalan di dua desa tersebut sudah mulai baik dan setidaknya pada musim penghujan ini kami masih dapat bersepeda, dan anak anak kami bisa berangkat ke sekolah dan tidak lagi mandi lumpur.
Kami warga masyarakat desa ini sangat berterima kasih kepada pak Dandim 0208 Asahan Letkol (Inf) Franky Susanto dan jajaran Kodim 0208 Asahan yang telah membantu masyarakat desa dengan ketulusan, dan kami tidak banyak berharap dengan pimpinan Pemerintah Kabupaten Asahan saat ini yang hanya bisa janji janji tanpa realisasi, pungkasnya kesal (dieks)