MATATELINGA, Binjai : Korban penembakan atas konflik perebutan lahan, Pelan Surbakti (51) meminta pihak kepolisian dapat mengungkap pelaku kejahatan yang menimpa dirinya.Peristiwa yang terjadi pada hari Jum'at (07/11/2022) silam itu membuahkan trauma baginya, pasalnya selongsong peluru yang dihujamkan penembak misterius berhasil mengenai pundak kanannya."Saya trauma, Dokter menjelaskan bahwa peluru bersarang dibahu kanan saya, posisinya terjepit diantara tulang sehingga sulit untuk diambil. Saya bersyukur saat ini masih hidup," ujar Surbakti kepada wartawan.
Baca Juga:API Sumut Stanby Pengawalan Kedatangan Anies di Kota MedanPeristiwa naas itu dialaminya ketika dia hendak melintas ke arah kampung Bagulda, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, untuk berkunjung ke kediaman anak kandungnya.Pada saat kejadian, konflik antar kedua kelompok tani yang memperebutkan lahan tengah memanas.Untuk itu, Surbakti memohon kepada aparat penegak hukum supaya dapat menemukan pelaku yang hampir merenggut nyawanya tersebut."Saya minta polisi bisa menangkap pelakunya, saya tidak ingin ada korban lagi akibat tindakan pelaku ini," ujar dia.[br]Atas perkara tersebut, Pelan Surbakti telah membuat laporan kepada Polres Binjai dengan nomor laporan STPLP/511/X/2022/SPKT POLRES BINJAI, tertanggal 7 Oktober 2022.Disisi lain, Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting dalam keterangan mengatakan, pihaknya tengah berupaya menyelidiki peristiwa tersebut."Polres Binjai sedang bekerja keras mengungkap pelakunya bang," kata Ferio kepada wartawan. Jum'at (04/11/2022).Diketahui, Konflik antar kedua kelompok tani Mekar Jaya dan Baguldah merupakan persoalan dalam merebut lahan pertanian. Peristiwa yang mengakibatkan situasi kamtibnas di Kota Binjai menjadi suram tersebut setidaknya telah berlangsung sejak pertengahan tahun 2022. (Mtc/dyka.p)