MATATELINGA, Rantauprapat : Pererat persahabatan antara etnis Tionghoa dengan insan pers, Sekretaris Pimpinan Cabang Indonesia Tionghoa (PC INTI), Ir Johny SE DipCIM, 'bertandang' ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu, yang tetletak di Jalan Sirandorung Rantauprapat, Senin (07/11/2022) kemarin.Dikutip dari siaran pers PWI Kabupaten Labuhanbatu, yang diterima matatelinga.com, Selasa (08/11/2022) siang menyebutkan, Johny berkunjung ke kantor PWI, mewakili Ketua PC INTI Labuhanbatu, DR HC Sujian / Acan.Diterima Ketua PWI Roni Afrizal SE dan Sekretaris Kurnia Hamdani serta pengurus lainnya, Johny menyampaikan, dia mewakili Ketua PC INTI bertemu dengan pengurus organisasi wartawan tertua di tanah air, dalam rangka mempererat persaudaraan / tali silaturrahmi dengan insan pers.
Baca Juga:Kejati Sumut Hentikan Penuntutan 3 Perkara Penganiayaan dan Pengancaman dengan RJSelain itu katanya, sekaligus untuk mengenal lebih dekat dengan Pengurus PWI Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu, yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu."Sudah lama kami agendakan, tapi baru kesampaian hari ini. Sesuai rencana, Ketua PC INTI dan tokoh lainnya ingin hadir, namun dikarenakan hal mendadak, mereka mohon izin," ucap Johny.Menurut Johny, keberadaan wartawan dinilai memiliki tugas dan peran sangat berpengaruh, terhadap perkembangan pembangunan hingga merubah karakter ke arah lebih baik.[br]PC INTI sendiri sebutnya, menilai jalinan silaturrahmi dengan insan pers selama ini, telah berjalan dengan baik. Harus terus ditingkatkan. "Komunikasi berbagai arah yang dilakukan, diharapkan muncul aura positif guna mempertahankan situasi kondusif saat ini di Kabupaten Labuhanbatu", tambahnya.Dilain pihak pada kesempatan ini, Ketua PWI Labuhanbatu, Roni Afrizal didampingi sejumlah pengurus lainnya, memberi apresiasi upaya PC INTI agar silaturahmi terus terjaga. Sehingga, baik PWI maupun INTI dapat memberikan berbagai hal masukan positif.Semenrara, kunjungan PC INTI Labuhanbatu ke kantor PWI tersebut, dirangkai dengan melihat situasi ruangan di mana berkumpulnya sejumlah jurnalis itu. Setelah itu, dilanjutkan diskusi serta ngoffee bareng disalah satu warung kopi. (yasmir)