Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Warga Cempa Minta Pemerintah Segera Membangun Pintu Pembuangan Air Secara Permanen

Warga Cempa Minta Pemerintah Segera Membangun Pintu Pembuangan Air Secara Permanen

- Rabu, 09 November 2022 15:30 WIB
Matatelinga.com
Dusun IX Desa Cempa dilanda banjir   merupakan  banjir  kiriman yang melanda pemukiman warga.

MATATELINGA, Langkat : Warga Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatra Utara, meminta kepada pemerintah untuk membangun pintu pembuangan air banjir secara permanen di Dusun 7, Desa Cempa sampai ke Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Langkat.

Karena, pintu klep/pembuangan air banjir yang ada di 2 dusun tersebut sudah usang, rusak, dan jebol-jebol, sehingga banjir dan merendam pemukiman warga di Dusun IX Desa Cempa, Kecamatan Hinai.

"Selama lima belas tahun terakhir, rumah kami bebas dari banjir, tetapi tahun ini, sejak dua pekan lalu hingga kini rumah kami digenangi banjir setinggi 30 cm hingga 1 meter," ungkap Anto dan Paimin, warga Dusun IX, Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Langkat, Rabu (9/11/2022).

Menurut penduduk warga Dusun IX Desa Cempa, banjir tersebut merupakan banjir kiriman yang melanda pemukiman mereka dan akibat bocornya atau rusaknya pintu klep di Dusun 7 dan pintu klep di Desa Muka Paya banyak yang tidak berpunsi, sehingga air banjir menerobos masuk ke pemukiman mereka.

Demikian juga penjelasan Supono warga Dusun IX dan Kepala Dusun IX Desa Cempa, Anwar.mereka menyebutkan dengan hal yang sama.

"Selain itu, banyaknya petani yang membuat saluran pembuangan air hujan dari lahan perkebunan mereka ke kanal dari pipa paralon. Dan pipa ini tidak ditutup mereka dengan klep atau karet ban, sehingga air dari kanal masuk kelahan perkebunan dan terus membanjiri pemukiman warga," ungkap mereka warga Dusun IX, Desa Cempa secara serentak.

Warga Kesal dengan pihak Desa maupun Kepala Desanya, yang tidak melaporkan tentang kerusakan pintu klep pembuangan banjir ke pemerintah, sehingga banjir melanda dan menggenangi pemukiman warga di dusun mereka.

"Memang kalau banjir ya banjir, tetapi tidak pernah sedalam ini, dan banjir hanya melintas. Bayangkan, selama lima belas tahun tak banjir sedalam ini, kok kali ini dalam, ini akibat tidak tanggapnya para pamong desa. Makanya kami minta pemerintah Kabupaten ataupun Provinsi supaya turun mengecek pintu klep dan sarana penahan banjir yang rusak, agar segera dibangun. Sehingga kedepan banjir bisa teratasi," pinta mereka.

Menurut mereka, banjir kini sudah melanda 6 Desa di 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Hinai dan Kecamatan Tanjung Pura.sebutnya. (mtc/By)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Lebih Mahal dari Swasta, Ombudsman Sumut Minta Pemerintah Evaluasi Pemberlakuan UKT

Berita Sumut

Golkar Minta Pemerintah Sampaikan Progres Plasma PT Rendi

Berita Sumut

Edi Saputra Minta Pemerintah Kota Medan Perhatikan Bagi Pasangan Suami-Istri Menikah Siri

Berita Sumut

Puan Minta Pemerintah Segera Atasi Lonjakan Harga Minyak Goreng