MATATELINGA, Deli Serdang : Apes dialami korban Miseran (47) warga Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, yang dihantam secara membabi buta oleh yang katanya diduga seorang preman kampung.Petani ubi tersebut dianiaya oleh pelaku berinisial S alias M hingga babak belur. Bukan hanya dipukul dan diinjak-injak saja, ayah 2 anak tersebut juga mengaku diancam di bunuh oleh pelaku.Kasus penganiayaan yang terjadi pada Rabu (09/11/2022) di ladang ubi milik Miseran yang lokasinya tak jauh dari rumahnya dilapor korban ke Mapolresta Deli Serdang, Jum'at (11/11/2022).Baca Juga:
Pemerintah Komitmen Edukasi dan Layani Kesehatan MasyarakatInformasi diperoleh menyebutkan, pelaku disebut-sebut preman kampung yang kerap membuat onar di daerah tempat tinggalnya di Desa Lengau Seprang.Ceritanya, Rabu sekira pukul 10.00 Wib, Miseran yang sedang berada di ladang ubinya didatangi M.Begitu ketemu tanpa basa basi M langsung memukuli Miseran pakai tangan kosong dan kayu yang dibawanya. Karena diserang mendadak Miseran tidak sempat melawan.Beberapa bagian tubuhnya mengalami luka memar. Beruntung Miseran berhasil melarikan diri.[br]Korban pun diamankan oleh warga yang mendengar kericuhan. Pelaku M yang merasa belum puas menganiaya petani ubi tersebut lantas pulang ke rumahnya untuk mengambil pisau.Begitu pisau di dalam genggamannya, M kembali mendatangi korban yang sudah dalam kondisi babak belur.Miseran diancam M akan dibunuh. Untuk mengobati luka lebamnya Miseran dibawa berobat ke RSUD Amri Tambunan di Lubuk Pakam.Kini, pelaku M dalam kejaran polisi. Laporan pengaduan Miseran bernomor STTPLP/B/640/IX/2022/SPKT/Polresta Deli Serdang/Polda Sumut ditandatangi oleh Kepala SPKT Ipda Ferry LM tertanggal 11 November 2022. (Fadhil)