MATATELINGA, Tebingtinggi : Selasa malam (20/11/2022) sekira pukul 22.30 Wib, warga Jalan Gunung Martimbang II Lingkungan 4 Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi di hebohkan dengan kobaran api yang menghanguskan dua unit warung, masing-masing berjualan klontong dan pecal.Dugaan sementara terbakarnya dua unit bagunan semi permanen yang di jadikan warung klontong dan warung pecal tersebut akibat korsleting arus listrik.Adapun pemilik dua unit warung tersebut, Hamdan Sitorus (54) selaku pedagang pemilik warung pecal dan suriana (48) selaku pemilik kedai klontong yang memjual sembako.
Baca Juga:USM Ajak PWI Sumut Kolaborasi Soal Dunia Kewartawanan di IndonesiaHasil pantauan kru M24 di lokasi kejadian pasca kebaaran pada rabu siang (30/11/2022) terlihat kondisi rumah tinggal puing-puing sisa bekas terbakar.Menurut keterangan mantan Kepala Lingkungan 4 Kelurahan Lalang, Siti Nurmila (52), kalau kejadian tersebut berawal, pada malam hari, dimana saat itu pemilik warung pecel yang bernama Hamdan Sitorus saat itu sedang tidak berjualan.Dan sekitar pukul 22:30 Wib, tiba-tiba ada salah seorang warga yang tak lain tetangga korban bernama Sukamto, saat itu hendak keluar rumah, namun dirinya terkejut saat melihat adanya gumpalan asap hitam dan percikan api dari belakang warung pecal milik hamdan sitorus.[br]Saat itu saksi secara spontan langsung berteriak minta tolong kepada warga sambil berkata, kebakaran...kebakaran, hingga tetangga sebelah korban keluar di ikuti tetangga lainnya dan warga sekitar.Di jelaskan Siti Nurmila juga, bahwa warung pecal milik Hamdan Sitorus tersebut terbuat dari papan dan tepas, sehingga api begitu cepat membakar warung tersebut dan membesar hingga menjalar ke bagian warung kelontong milik Suriana yang berada di sebelah warung pecal tersebut.Berselang beberapa menit, 4 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemko Tebingtinggi tiba di lokasi kejadian setelah warga menginformasikan kepada pihak pemadam.Saat itu petugas damkar melakukan pendinginan di lokasi sekitar bangunan yang terbakar guna menghindari menjalarnya api ke rumah warga lainnya, selanjutnya memadamkan api yang membakar dua unit warung tersebut.[br]Sementara, Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto, kepada wartawan, membenarkan adanya kejadian kebakaran yang menghanguskan dua unit warung milik warga tersebut yangterjadi pada Selasa malam sekira pukul 22.30 Wib.Dan dugaan sementara terbakarnya kedua unit warung tersebut akibat korsleting arus listrik, dan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun kedua pemilik warung harus mengalami kerugian material."Tidak ada korban jiwa, namun kedua pemilik warung mengalami kerugian material, dan kasusnya ini sudah ditangani pihak Polres Tebingtinggi," terang Kasi Humas AKP Agus Arianto.(bas)