Matatelinga - Medan, KarnavalBudaya dan Kenderaan antik ini digelar untuk menyahuti animo dari masyarakatagar pemerintah Kota Medan mengelar event yang bernuansa budaya, dan kegiatanini digelar untuk membangun kebersamaan serta menamapilkan berbagai budaya danetnis kepada masarakat, juga menampilkan potensi serta keahlian dari komunitaspenggemar kenedraan antik untuk bagai mana merawat, menghias dan memodivikasikenderaan tua, selain itu itu juga kegiatan ini untuk memeriahkan Hut kemerdekaan RI yang ke69.Halini dikatakan oleh Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S Msi pada acara KarnavalBudaya dan Kenderaan antik 2014 Kota Medan, Senin (25/8/2014) di Jalan Pulau PenangMeda yang dilepas oleh Gubernur Sumut H Gatot Pujonugroho ST MSi, dihadiriWagubsu Ir HT Ery Nuradi Msi, unsur FKPD Sumut dan Kota Medan, Kadis PariwisataSumut Rizal Marbun dan sejumlah p;impinan SKPD jajaran Pemko Medan.Dikatakankegiatan karnaval Budaya dan kenderaan antik ini agar bisa dijadikan momentumuntuk meningkatkan peran sertamasyarakat guna mengembangkan partisipasinya dalam rangka meningkatkan danmenggalak pariwisata di Kota Medan, sehingga kunjungan para wisatawan baikmancanegara maupun domestik meningkat."Pemko Medan akan terus melakukan kominikasi, bahwa semua kita lakukan iniadalah untuk kebersamaan dengan masyarakat agar bisa bekerja sama dengan pemerintah,menyahuti apa yang menjadi perkembangan, dan ekspresi masyarakat kita ketahuaidalam rangka meningkatkan pariwisata, " ujar Eldin.Menurutnya,Kota Medan memiliki kekayaan budaya, berbagai ragam etnis dan budaya ada diKota Medan, pluralisme ini mempengaruhi berbagai aspek sosio ekonomi yangmembentuk karakater khas kota ini mulai dari bahasa, bangunan nersejarah,bahkan sampai ke kuliner, untuk itulah sangat disayangkan apa bila semua yang dimiliki ini tidak mampu menjagabereradaannya dan kelestariannya, mari kita jaga keberagaman budaya tersebut.GubsuH Gatot Pujonugroho ST mengatakan, bahwa budaya tidak hanya dalam bentuk tariandan lagu, tetapi budaya adalah sebuah tradisi ditengah beragaman etnis yang adadi Sumut maupun Kota Medan, ini patut disyukuri dengan multi etnismembangun Sumut dan Kota Medan sebagaiminiatur Indonesia harus dengan pendekatan strategi budaya, atas namampemerintah dan masyarakat Sumut menyambut gemberi acara Karnaval Budaya dan kenderaan antik ini.Sebelumnyapanitia pelaksana melaporkan, kegiatan ini menampilkan parade marching band,tarian delapan etnis, kontes scoter, sepeda ontel, kustum animasi, lomba busanaetnik anak, photo contest, karnaval budaya dan pawai kenederaan antik sertapawai kenderaan budaya dari beberapa Kabupaten/kota. (Mt/Hendra)