MATATELINGA, Medan : Berdasarkan siaran pers yang dikirimkan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, ST, M.Simenyampaikan, Selasa (6/12/2022) pukul 04:42:05 WIB, daerah Tarutung dan Sipoholon diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menujukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=2,8. Episenter terletak pada koordinat 2.04 LU dan 98.89 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 km BaratLaut TAPANULIUTARA-SUMUT pada kedalaman 5 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi disebabkan oleh aktivitas Sesar Sumatera pada Segmen Renun," katanya.Dampak gempabumi, lanjutnya berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di Tarutung dan Sipoholon III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu)"Hingga pukul 05:00 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," tandasnya.
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website ( http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.