MATATELINGA, Tebingtinggi : Sejak Kamis malam (08/12/2022) hingga Jum’at petang (09/12/2022), hujan terus mengguyur Sumatera Utara khususnya kota Tebingtinggi, akibatanya sebanyak ratusan rumah terendam banjir karena saluran air tidak mampu lagi menampung debit air yang semakin tinggi.Ratusan rumah warga yang terendam air akibat banjir tersebut terdapat di beberapa lokasi, masing-masing Lingkungan II, III dan IV Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi.Air mulai menggenagi pemukiman penduduk sejak Jum’at siang (09/12/2022) hingga malam ini, yang menurut keterangan warga air tersebut datang dan menggenangi rumah termasuk sekolah yang ada di daerah tersebut secara tiba-tiba.
Baca Juga:Sekdaprov Sumut Minta Program Perumahan ASN Diberi KemudahanHal ini di katakan oleh Sofyan (47) warga jalan Gunung Martimbang Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi.Di jelaskan Sofian, bahwa di daerah tempat tinggalnya memang menjadi lokasi langganan banjir apabila hujan deras turun.Hal tersebut di sebabkan akibat adanya anak sungai kecil yang berada di daerah tersebut tidak dapat menampung debit air yang masuk sehingga meluap dan menggenangi pemukiman warga.[br]“Memang banjir di sini akibat meluapnya sebuah anak sungai yang biasa di bilang sungai Teng-Teng meluap kalau hujan deras turun, apalagi hujan kali ini mulai Kamis malam hingga Jum’at ini,” jelas Sofyan.Pantauan kru di lokasi, terlihat warga masih bertahan di rumahnya masing-masing meski kondisi air masih menggenangi rumah mereka.Terkecuali anak-anak dan orang tua terpaksa harus di ungsikan ke lokasi yang lebih tinggi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diingikan akibat banjir tersebut. (bas)