MATATELINGA, Humbahas : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas), mencanangkan Sekolah Siaga Kependudukan (SKK) di Kabupaten Humbang Hasundutan, Jum'at (09/12/2022) bertempat di SMP Santa Lusia Dolok Sanggul.Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor mengatakan, program Keluarga Berencana (KB) telah dilaksanakan sejak tahun 1970-an."Saat ini dikenal, dengan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)," kata Dosmar melalui Asisten Adminitrasi Umum, Janter Sinaga.
Baca Juga:Jelang Natal, Kejati Sumut Berbagi Kasih ke Panti AsuhanMenurutnya, program ini telah memberikan kontribusi positif bagi Bangsa Indonesia. Program Bangga Kencana untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk hingga terciptanya keluarga kecil bahagia dan sejahtera.Lanjut dia, dengan pembentukan SSK tidak dapat dikerjakan secara parsial, tapi harus menjalin kerjasama dengan sekolah dan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPS) terkait.Maka, setiap sekolah dan OPD yang ikut dalam pencanangan SSK agar memberikan perhatian yang serius."Dengan program ini, SMP Swasta Santa Lusia Doloksanggul dicanangkan sebagai SSK. Semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan sukses dengan sinergitas dari berbagai pihak terutama para guru dan seluruh anak-anak didik di sekolah SMP Santa Lusia Doloksanggul yang menjadi subjek utama," katanya.[br]Diharapkan, dari program ini supaya disampaikan juga kepada sekolah-sekolah yang lain. Dan berpacu juga dengan program gasing."Sama-sama kita ketahui, Pemkab Humbahas sudah memberikan beasiswa kepada anak-anak Humbang Hasundutan yang sekolah di SMA unggulan. Bahkan mahasiswa yang kuliah di PTN 11 terbaik di Indonesia juga diberikan beasiswa” tambah Janter Sinaga.Sementara, Plt Kadis Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB, Christina Clara Eveline, menambahkan SSK adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan KB ke dalam beberapa mata pelajaran.Dimana, kata dia, didalamnya terdapat pojok kependudukan sebagai salah satu sumber belajar peserta didik sebagai upaya pembentukan generasi berencana.[br]Dengan tujuan, memberikan arah dan pedoman bagi penanggungjawab dan pengelola pendidikan, guru, pembina dalam melakukan program kependudukan, KB dan pemberdayaan keluarga.Selanjutnya, memberikan wawasan, sikap pengetahuan dan keterampilan tentang program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.Sebelumnya, perwakilan BKKBN Sumatera Utara, memberikan pemaparan terkait SKK. Sekaligus, peresmian pondok baca.Kegiatan, pencanangan ini juga penampinan pantomim yaitu suatu pertunjukan teater akan isyarat, dalam bentuk mimik wajah atau gerak tubuh, sebagai dialog dengan personil Rey Simbolon dan Prima Sembiring.