MATATELINGA, Medan : Jalur perlintasan di Sumatera Utara menjadi fokus pengamanan dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menyebutkan, selama mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru), pihaknya fokus melakukan pengamanan jalur mudik di perbatasan Provinsi Sumatera Utara dengan Riau.
"Sumatera Utara menjadi provinsi prioritas itu, dimana ada pulau dan sejumlah kabupaten juga telah kita tetapkan beberapa. Khususnya fokus pengamanan jalur, yaitu jalur mudik masyarakat mulai dari Labuhan Batu Selatan hingga perbatasan dengan Riau," ujar Panca, Minggu (18/12/2022).
Selain itu, sambung dia, jalur lintas menuju lokasi wisata seperti Tebing Tinggi - Pematang Siantar - Parapat, Toba - Samosit - Tapanuli Utara dan Medan - Karo juga menjadi prioritas pengamanan saat Nataru. "Daerah-daerah ini yang menjadi potensi masyarakat dilintasi," ujar dia.
Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada saat Nataru, sambung dia, pihaknya nanti akan memanfaatkan jalur tol.
Menurut dia, ada dua jalur tol Tebingtinggi - Indrapura dan Tebing Tinggi - Siantar. "Ini akan kita gunakan dan kita sudah membahas dari pelaksanaan pekerjaan baik dalam tol memberikan izin khususnya dengan apa yang diarahkan oleh pusat," jelasnya.
Selain jalur perlintasan, sebut Kapolda, rumah ibadah juga menjadi priorias pengamanan saat Nataru.
"Kemudian tempat-tempat ibadah ini menjadi perhatian di semua daerah kabupaten kota dan perlindungan khusus yang terakhir adalah pada saat memperingati pergantian tahun," katanya.
Selama Nataru, sambungnya, ada beberapa kabupaten kota yang menjadi prioritas pengamanan saat Nataru.
"Yang menjadi atensi kita mulai dari Kota Medan, Tanah Karo dan sekitarnya termasuk di Samosir dan Toba yang menjadi perhatian khusus kita menghadapi pergantian tahun baru," sebut Panca.
Menurut dia, pengamanan jalur lintas dilakukan guna melancarkan masyarakar saat mudik dan libur saat Nataru. "Demi kelancaran masyarakat saat mudik dan liburan," pungkasnya.(mtc)