MATATELINGA, Asahan: Akses jalan Propinsi Sumatera Utara yang selama ini ditangani oleh Dinas Bina Marga saat ini kondisinya sudah hancur dan banyak kendaraan pengangkut hasil pertanian maupun perkebunan yang mengalami patah as roda dan menimbulkan kemacetan, Senin (19/12/2022).Warga masyarakat desa Sei Silau Timur yang mengaku bernama Jamal (51) kepada Matatelinga.com mengatakan sudah hampir lebih dari tiga tahun akses jalan dari mulai Kisaran menuju Bandar Pasir Mandoge tidak pernah dilakukan perawatan jalan yang biasanya dilakukan oleh Dinas Bina Marga Propinsi Sumatera Utara, sehingga jalan tersebut sudah mengalami kehancuran total, ujarnya.Lebih lanjut Jamal mengatakan terlebih di desa Sei Silau ini saat ini terdapat dua truck tronton bermuatan hasil bumi berupa Kelapa Sawit dengan berat kurang lebih 30 ton, mengalami patah as roda ditengah jalan ini,sehingga menimbulkan kemacetan.Kami warga masyarakat yang terdampak akibat jalan rusak ini, kini terpaksa harus berusaha payah untuk beraktifitas seperti mau menghantarkan anak sekolah dengan kendaraan roda dua harus ekstra hati hati , selain jalan tersebut lincin akibat lumpur dan serta banyaknya lobang besar besar ditengah jalan.Warga masyarakat meminta Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi untuk segera menangani akses jalan ini, sebelum menimbulkan korban yang lain akibat jalan ini hancur, pungkasnya (dieks)