MATATELINGA, Rantauprapat : Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Labuhanbatu, Dahlan Bukhari mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.
Dalam meningkatkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik berbentuk pajak daerah maupun retribusi daerah pada tahun 2023 ini, jangan sampai menambah beban masyarskat.
Dahlan menyampaikan ini, khusus kepadamatatelinga.comdi kantornya, menanggapi pernyataan bupati diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, drs Sarimpunan, pada upacara apel gabungan awal tahun, yang berlangsung Senin (2/1/2023) pagi.
"Kalau peningkatan PAD itu, tidak membebani masyarakat kita sepakat. Tetapi kalau membebani masyarakat, apalagi pada tahun 2023 ini, diperkirakan akan ada dampak ekonomi yang bakal membebani masyarakat, miris kita mendengarnya", ucap Dahlan.
BACA JUGA:Mengawali Tahun 2023, Kapolres Labuhanbatu Bersilaturrahmi Dengan Tokoh Agama Dan Tokoh Etnis
Disebutkannya, pajak daerah itu, kan menambah beban masyarakat. Kalau itu yang akan dilakukan pemkab. Atau bahkan mungkin akan menggali potensi baru. Jadi katanya, hendaknya jelas, apa yang dimaksud dengan peningkatan target pendapatan asli daerah itu. Jangan kabur.
Kemudian lanjutnya, terkait dengan peraturan daerah (perda) tentang pajak dan retribusi daerah, kan sudah ada. Harusnya, bukan membuat perda baru. Tetapi mengintensifkan pengutipan pajak dan retribusi daerah. Serta mengurangi tingkat.
[br]
Karena kita mensinyalir, kebocoran itu banyak terjadi disana sini. Jadi tegasnya, bukan membentuk perda bari lagi. Tetapi mengintensifkan setiap pos pendapatan, sesuai perda yang ada.
"Sumber-sumber pendapatan yang ada itu diintensifkan. Benar-benar fiawasi sumber-sumber yang ada itu. Dan jangan menambah beban kepada masyarakat. Harusnya yang selama ini loss (hilang), itu yang dikejar,", tambah Dahlan.
Jadi, apa yang disampaikan bupati, melalui asisten I, masih kabur. Apa yang dimaksudkan meningkatkan pendapatan daerah itu. Kita tidak mengetahui kemana arahnya.
Selain itu, dia menyayangkan ketidak hadiran bupati, pada upacara apel gabungan perdana awal tahun. Seharusnya,menyampaikan pesan yang begitu penting bupatilah. Bukan disampaikan oleh pejabat setingkat asisten. Sehingga bobot pesan itu, akan menjadi lain.
Seperti diberitakanmatatelinga.comsebelumnya, bupati diwakili asisten I pada apel gabungan perdana awal tahun beberapa hari lalu, menyampaikanPeemkab Labuhanbatu targetkan pajak daerah tahun 2023 meningkat menjadi sebesar Rp 114 milyar lebih. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu targetkan pajak daerah, pada tahun 2023 sebesarRp 114. 780. 000. 000. Sedangkan retribusi daerah, sebesar Rp. 9.612.500.000. (yasmir)