MATATELINGA, Binjai : Dugaan pelecehan seksual terhadap anak remaja berusia 12 tahun viral di media sosial twitter dan tiktok.
Kisah yang dialami oleh Rindu (nama samaran) itu dibagikan oleh akun tiktok @Hennyzegamakcuteola.
"Rindu udah bisa minum vitamin Bumil sendiri.. Udah gak muntah lagi saat minum Vitamin yang harus di giling nya dulu. Semangat ya Dek." tulis akun TikTok Mommychutela yang juga membagikan kisah pilu remaja itu.
Kisah Rindu (nama samaran) buat beberapa netizen terharu dan mengomentari postingan itu.
""ya Allah ihh gue nangis malem2 12 thn lho?? kasian bgt astaghfirullah, sumpah biadab bgt orgnya, apa dia ga mikir semisal anaknya, adiknya atau keluarga perempuannya diperlakuin kyk gitu gimana??" cuit seorang netizen, dikutib Kamis (5/1).
Saat ini, diketahui Rindu dirawat oleh Henny Kristania, yang iba dengan kondisinya. Heny bilang Rindu telah putus sekolah di bangku kelas 6 SD karena kondisi yang dihadapi.
Keluarga Rindu disebut pernah bekerja di perkebunan miliknya. Belakangan terdengar kabar bahwa keluarga Rindu sempat diusir warga dari tempat tinggal di sekitar perkebunan.
[br]
Setelah itu, keluarganya dipindahkan ke perkebunan Henny yang lain. Kemudian terdengar lah soal peristiwa yang dialami Rindu melalui Mandor yang memberitahukan kepada suami Henny.
"Bapak Rindu pun cerita ke suami saya dan minta tolong agar anaknya dirawat. Suamiku nanya, apakah dibolehkan, ya saya bilang boleh," ujar Henny.
Pada 25 Desember, ia dan suaminya datang menjemput Rindu di sebuah perkampungan. Saat itu pula Rindu dikabarkan tengah mengandung janin berusia enam bulan.
Soal kehamilan Rindu pertama kali terungkap saat gurunya melihat ada perubahan fisik di tubuhnya. Selain itu juga cara berjalan Rindu terlihat berbeda. Kejanggalan itu disampaikan kepada pihak orangtua sehingga Rindu diperiksa ke bidan dan hasilnya positif hamil.
Saat ini usia kandungan Rindu menuju sembilan bulan. Rencananya akhir Januari Bunga akan menjalani operasi sesar.
"Sekarang usia kandungannya delapan menuju sembilan bulan. Akhir bulan ini rencana jalani operasi caesar. Karena untuk anak seusia dia melahirkan secara normal akan sangat beresiko. Makanya, anjuran dokter melakukan sesar," bebernya lagi.
Kondisi psikologis Rindu, sambung Henny, "sejauh ini baik-baik saja. Dia sehari-hari ceria dan sering bermain dengan anak di sekitar kediamannya. Tidak ada tanda depresi yang terlihat dari tingkah lakunya.
"untuk edukasi kepada Bunga sejauh ini sudah ada instansi yang datang seperti dari BKKBN dan Dinas PPA Kota Binjai, serta petugas kesehatan dari puskesmas setempat," terang dia.
Soal pelecehan seksual yang diderita, Henny enggan untuk membahasnya, ia hanya fokus bagaimana membantu Rindu dari apa yang menimpanya.
Dia berencana tetap merawat Rindu setelah lahiran. Bahkan Rindu akan disekolahkan agar bisa menjalani kehidupan seperti anak pada umumnya untuk menggapai cita- cita.
Alasannya memposting peristiwa Rindu ke media sosialnya, Henny sebut untuk memberikan pesan kepada para orang tua agar lebih peduli kepada anak.(dyka.p/rid)