MATATELINGA, Samosir : Korea-Indonesia Frienship Association (KIFA), akan memberikan bantuan pengembangan agrowisata kopi di Kabupaten Samosir.
Hal itu dilihat, karena keberadaan panorama alam di Samosir sangat luar biasa, sehingga perlu didukung dengan berbagai pengembangan dan promosi (marketing).
Itu dikatakan Ketua KIFA Prof Dr Kim Soo I kepada Bupati Samosir Vandiko Gultom didampingi Pj Sekdakab Waston Simbolon, Sabtu (7/1).
KIFA melakukan kunjungan ke Samosir, untuk melihat potensi pariwisata, ecotourism berbasis pertanian khususnya kopi.
" Kami dan Bupati Samosir sepakat untuk mengembangkan industri pariwisata khusus berbasis kopi. Kami mulai menggambarkan bagaimana mengembangkan industri kopi tourism untuk kesejahteraan masyarakat Samosir," kata Kim Soo I.
Dikatakannya, keberadaan panorama alam di Samosir sangat luar biasa, sehingga perlu didukung dengan berbagai pengembangan dan promosi. Salah satunya, berbasis pertanian kopi.
Karena keberadaan itu , pihaknya akan membantu pariwisata Samosir menjadi salah satu daerah yang unggul di Indonesia bahkan dunia melalui agrowisata kopi.
[br]
" Kita juga akan memberikankan kesempatan bagi Kabupaten Samosir untuk promosi/marketing di Busan Indonesia Centre-Korsel. Busan Indonesia Centre merupakan tempat/wadah menjual produk-produk Indonesia di Korea Selatan," katanya.
Sementara, Bupati Samosir Vandiko Gultom , mengapresiasi dan merasa senang hati atas perhatian KIFA kepada Kabupaten Samosir.
" Pertanian kopi di Samosir sangat cocok dijadikan sebagai agrowisata. Unik, karena tumbuh didataran tinggi. Wisatawan dapat melihat langsung kebun kopi, memetik dan menikmati," katanya.
Disebutkan Vandiko, pertanian Kopi di Samosir pada dataran tinggi memiliki keunikan yang didukung panorama alam, sehingga sangat cocok dikemas dalam sebuah paket wisata.
" Dari hasil kunjungannya, ketua KIFA, Kim Soo i sepakat akan membantu Kabupaten Samosir membuat grand design agrowisata kopi di Kabupaten Samosir serta promosi di Korea " kata Vandiko.
Menurut Vandiko, sekaitan ajang promosi di Busan Indonesia Centre merupakan kesempatan yang baik dan harus dimanfaatkan. Pemkab Samosir melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan tetap menjalin komunikasi dalam melakukan promosi.
" Sehingga , masyarakat Korsel akan semakin mengetahui dan tertarik berkunjung ke Kabupaten Samosir," katanya. (dedy)