MATATELINGA, Belawan : Tawuran empat kelompok pemuda di Kecamatan Medan Belawan kembali pecah.
Perang antara kelompok pemuda di kelurahan Belawan Bahagia, berlangsung pada Minggu pagi (15/01/2023) dan sore.
Dilakoni para kelompok pemuda dari kawasan Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan Kota Medan
Aksi keempat kelompok pemuda ini taewuran menggunakan senjata tajam,panah,kembang api jenis SOS dan saling lempar batu dan botol.Akibatnya banyak rumah rumah warga yang rusak terkena lemparan batu maupun lemparan botol.
Pada mimggu pagi sekitar pukul 04.00 wib kelompok pemuda di gang 10 diserang kelompok pemuda dari gang 15,16 dan gang 17. Kelompok pemuda dari gang 10 sat diserang melakukan perlawanan di tengah Jalan Selebes Kelurahan Belawan ll. Aksi tawuran membuat warga sekitar dan warga pengguna Jalan menjadi resah baik yang mau beraktipitas dipagi hari.
Aksi tawuran ini langsung diredam petugas gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan,namun warga menyayangkan aksi tawuran menggunakan sejam ini tidak ada yang ditindak tegas oleh petugas.
Pada Minggu sorenya dua kelompok pemuda dikawasan Kelurahqn Belawan Bahagia kembali bertawuran menggunakan berbagai macam senjata tajam,lemparan batu,botol dan lemparan kembang api jenis SOS.Aksì tawuran ini antara kelompok pemudan Jalan Alu Alu melawan kelompok pemuda dari Jalan Blanak Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan.
Akibat aksi aksi tawuran ini membuat masyaràkat resah karena banyaknya rumah warga yang atap dan jendela rumah yang hancur terkena lemparan batu dan botol.Petugas gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan yang tiba di TKP akan membubarkan aksi tawuran juga menjadi sasaran lemparan batu dan botol.
Namun petugas yang diserang dengan batuan botol langsung memberikan perlawanan dengan tembakan gas air mata sambil mengejar para pelakunya.Aksi tawuran ini berhasil diredam petugas pukul 18.00 wib yang sat itu berkumandang Azan Magrib.
Salah seorang warga setempat,Syahroni mengatakan,bentrok kedua kelompok pemuda ini tidak akan berhenti walau sudah puluhan kali dibubarkan petugas gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan,Satuan Brimob BKO dari Poldasu maupun TNI AL dan TNI AD tidak akqn berhenti karena ada yang mendanai aksi aksi tersebut.
Untuk itu,Syahroni minta kepada petugas gabungan menangkap pendananya karena tawuran ini dibiayai oleh bandar narkoba yang menyediakan perlatan perangnya seperti kelewang,panah dan botol.Tangkap bandar narkoba yang membiayainya,baru aksi tawuran ini bisa berhenti.Jika bandar narkoba ini tidak ditangkap maka aksi tawuran ini akan tetap berlanjut.kata Syahroni.Jangan biarkan generasi muda kita ini diadu domba menjadi hancur,lebih baik hancurkan bandar bandar narkoba itu.