MATATELINGA, Belawan : Direktur LBH Cakra Keadilan Helmax Alex Sebastian Tampubolon, SH, MH menyesalkan ketidakhadiran oknum Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Buncil Poldasu terkait kasus penembakan hingga tewas terhadap Iwan alias Nasib.
Terlapor RS dan kawan kawannya telah dipanggil oleh penyidik Unit Buncil Poldasu namun tidak hadir alias mangkir tanpa alasan yang jelas,kata Helmax Alex kepada wartawan, Sabtu kemaren (28/01/2023) di Labuhan.
Helmax Alex menyebutkan, seyogianya pada Rabu (28/01/2023) terlapor oknum polisi berinisial RS dan kawan kawannya menjalani pemeriksaan namun tidak hadir tanpa konfirmasi dengan pihak penyidik.
Helmax Alex menambahkan, pihaknya sangat berharap agar penyidikan kasus almarhum Iwan Nasib dilaksanakan secara profesional dan transparan sehingga peristiwa penembakan terhadap Iwan Nasib yang melanggar standard operasional prosedure (SOP) segera terjawab sekaligus para pelaku penembakan mendapat sanksi pidana.Kami berharap agar kasus ini secepatnya diselesaikan secara profesional sehingga kasus penembakan ini tuntas, ujar Helmax Alex.
Sebelumnya, Helmax Alex juga telah melaporkan kasus penembakan ini kepada Ketua Kompolnas RI via zoom meeting beberapa hari yang lalu.Ketua Kompolnas RI Inspektur Jenderal (Pur) Dr Benny Josua Mamato, SH MSi yang telah menerima laporan pengaduan tersebut berjanji akan menindaklanjutinya.
Agar kasus penembakan ini terang dan jelas, kami akan turun langsung ke Polda Sumut, bila perlu akan melakukan gelar perkara serta akan membuka masalah ini hingga selesai, terang Ketua Kompolnas RI saat itu.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Iwan alias Nasib bandar narkoba tewas setelah tertembak senjata api milik oknum personel Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan di depan rumahnya di Jalan KL Yos Sudarso Gang Mafo Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan pada pertengahan Nopember 2022 lalu.
Usai menembak korbannya, oknum polisi tersebut buru buru meninggalkan korban yang terkapar akibat luka tembak di bagian leher. Korban akhirnya dibawa keluarganya ke rumah sakit terdekat sebelum sebelum sampai kerumah sakit korban meninggal dunia dalam perjalanan.(rompas)