MATATELINGA, Tanjungleidong - Nurhazimah ibu rumah tangga berusia 34 tahun, warga Tanjungleidong, Kecamatan Kualuhleidong, Labuhanbatu Utara, saat ini dalam kondisi memprihatinkan, seakan-akan tidak berdaya untuk bangkit dari tempat tidur.Pasalnya, ibu muda beranak empat bersuamikan seorang buruh angkut, di vonis menderita tumor ganas dilehernya sejak beberapa bulan silam."Tumor ganas dileher Kak Inur itu, kini sudah menjalar kekepalanya", ucap Saiful Azri selaku adik korban kepada
matatelinga.com, Selasa (21/2/2023) sore.Menurut Saiful, kakaknya itu sudah empat kali di kemoterapi ((bahasa Inggris: chemotherapy). Yaitu penggunaan zat kimia untuk perawatan penyakit. Khususnya kanker.Disebutkannya, pihak keluarga sudah bolak balik membawa Nurhazimah berobat ke rumah sakit di Medan. Dan saat ini, dirawat di RS Murni Teguh Medan, menggunakan kartu kepesertaan BPJS.
BACA JUGA:Angkutan di Toba Keluhkan Pemda, Tak Dilibatkan dalam F1H20Saiful menjelaskan, suami kakaknya itu hanyalah seorang buruh angkut anggota SPSI. Katanya, abang iparnya itu, sehari-harinya hanya mengharapkan mobil truk yang bongkar muat barang, atau kapal yang sandar di pelabuhan Tanjungleidong.Menurut Saiful, semenjak kakaknya itu sakit dan dirawat di rumah sakit di Medan, pekerjaan abang iparnya itu pun kini nyaris terhenti dan tanpa penghasilan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.[br]"Abang ipar saya itu, terpaksa mengurus kakak saya yang sedang menjalani perawatan dan pengobatan di Medan", ucapnya.Dia menjelaskan, kakaknya itu punya 4 (empat) anak. Diantaranya, satu orang masih SMP, satu orang di SD dan dua lainnya belum / tidak sekolah."Saat ini yang SD sudah tak sekolah sejak bulan November tahun lalu, karena harus ikut ke Medan. Sedang yang paling kecil terus merengek, ingin bertemu mamaknya. Namun tak diberi izin dokter karena keadaannya tak memungkinkan", tandasnya.Berkaitan dengan hal itu, Saiful berharap, kiranya ada phak-pihak yang berkenan membantu meringankan beban abang dan kakaknya. "Dengan kerendahan hati yang tulus, marilah kita bantu keluarga ini menghadapi cobaan", ucap Saiful.Dengan penuh harap dia bermohon, kiranya ada yang berkenan menjadi donatur, memberikan bantuan kepada abang dan kakaknya itu. "Bantuan bisa disalurkan ke rekening dengan nomor 7036 0101 3170 533 di Bank BRI, atasnama saya sendiri Saiful Azri", tandasnya mengakhiri keterangannya. (yasmir)