Mahasiswa Demo Minta Oknum Polsuspas Tersangka Kasus Cabul Ditahan

- Rabu, 22 Februari 2023 18:03 WIB
Matatelinga.com
Aksi dmemo mahasiswa di depan Lapas Kelas IIA Binjai. (Mtc)
MATATELINGA, Binjai : Puluhan aktivis mahasiswa mewakili para kaum perempuan anti mokondo menggeruduk Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Binjai, Rabu (22/2/2023) sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurut para aktivis, perilaku SS oknum Polsuspas LP Kelas IIA Binjai sudah mencederai citra ASN yang Berakhlak sebagaimana motto yang terpampang di depan pintu masuk LP Binjai.

Dalam orasi membacakan tuntutannya, Mahasiswa mendesak agar Kalapas Kelas IIA Binjai Theo Adrianus segera memberhentikan SS selaku oknum ASN Polsuspas yang telah merusak citra Polsuspas dengan perilaku pelecehan seorang perempuan berinisial IN (23) yang merupakan sebagai perawat di salah satu rumah sakit di Kota Binjai.

"Perempuan adalah sosok mulia yang harus dihargai, dihormati dan dijaga. Kita lahir dari rahim seorang wanita. Jadi sudah sepantasnya oknum seperti SS ini harus ditangkap dan diberhentikan sebagai ASN," teriak orator yang disampaikan secara bergantian.

Aksi puluhan mahiswa di di depan LP Kelas IIA Binjai tersebut menjadi daya tarik perhatian para pengendara di Jln.Yos Sudarso Binjai.

Puluhan perwira Polsuspas atau Sipir LP Kelas IIA Binjai serta Polisi dari jajaran Polres Binjai melakukan pengamanan di sekitar pintu gerbang Lapas.

Adapun 3 butir tuntutan mahasiswa tersebut yakni meminta tersangka SS diberhentikan sebagai ASN karena tidak mencerminkan sikap terpuji. Meminta Kapolres Binjai untuk menahan tersangka SS. Kemudian meminta Kalapas untuk mencerminkan sikap terpuji bagi seluruh ASN dalam lingkungan Lapas maupun di tengah-tengah masyarakat.

Sekitar 20 menit berorasi, kemudian Kalapas Kelas IIA Binjai Theo Adrianus keluar dan menemui para aktivis.

Menyahuti tuntutan aktivis, Theo juga menerikkan jika dirinya juga mendukung aksi yang dilakukan serta mendukung Anti Mokondo yang disuarakan.

Theo menjelaskan jika sebagai Kalapas Kelas IIA Binjai dirinya juga merasa malu dan kecewa dengan perbuatan oknum SS.

"Tapi, kalau untuk memberhentikan SS, saya tidak bisa. Jadi sesuai prosedur kasus ini jika sudah melalui proses peradilan di pengadilan dan menunggu inkrah bersalah, baru bisa diproses pemberhentiannya," terangnya sembari mengatakan jika yang dilakukan SS ini adalah masalah pribadi.

Aktivis pun bersuara jika apa yang dilakukan oknum SS tidak terlepas dari statusnya sebagai ASN Polsuspas sembari mencontohkan kasus Sambo.

Kalapas Kelas IIA Binjai tersebut mengatakan jika dirinya mendukung tuntutan yang diharapkan mahasiswa.

Setelah mendengarkan penyampaian Kalapas, para aktivis membubarkan diri dan akan melakukan aksi besar-besaran di Kanwil Kemkumham Provinsi Sumut.

Mahasiswa juga berharap agar Kapolres Binjai tidak menutup mata dengan tidak ditahannya SS yang sudah ditetapkan menjadi tersangka pencabulan dan pelecehan seksual tersebut.

"Jika oknum SS yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tidak kunjung ditahan, kita juga akan melakukan aksi di Polres Binjai dan Polda Sumut," ujar Mahasiswa.(dyka.p)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Berita Terpopuler Pagi Ini, Penolakan PK Nikita Mirzani, Pemukulan dan Kekerasan Seksual

Berita Sumut

Ka KPLP Lapas Binjai Pimpin Apel Regu Pengamanan, Pastikan Kesiapsiagaan dan Disiplin Petugas

Berita Sumut

Polres Taput Tahan Guru Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Muridnya

Berita Sumut

Kantor DPD Golkar Sumut Didemo Mahasiswa Tuntut Edi Surahman Mundur

Berita Sumut

Ganteng-ganteng Pemerkosa

Berita Sumut

Wanita Didorong Menjadi Fungsi Kontrol Lingkungan Kampus Masing Masing