MATATELINGA, Sibolga : Polres Sibolga apresiasi masyarakat pengendara yang semakin peduli sekaligus paham aturan berlalulintas.Hal itu diketahui Polisi, usai menjaring sejumlah pengendara pada saat Operasi Keselamatan Toba 2023, di Jalan Sutoyo Siswomiharjo Simpang lampu merah DI Panjaitan."Hasilnya adalah semakin meningkatnya pemahaman pengemudi kenderaan tentang sopan santun dalam mematuhi aturan dan peraturan berlalulintas," Kasi Humas Polres Sibolga, Iptu Suyatno, Sabtu (11/03/2023).
Baca Juga:Majukan Sektor Ekonomi Kreatif, TP PKK & Dekranasda Medan Siap Berkolaborasi"Masyarakat yang melintas juga dapat mematuhi dan mengindahkan Operasi Keselamatan Toba 2023 yang sedang berlangsung sampai hari keempat ini," lanjutnya.Disebut Suyatno, operasi Keselamatan Toba 2023 melibatkan sejumlah personil gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Sibolga sudah mulai sejak 8 Maret 2023 kemarin.Menurut Suyatno, operasi digelar untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat berlalulintas, meminimalisir angka lakalantas di jalan raya, menjelang ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriyah."Kita kedepankan preemtif dan preventif, guna mengambil simpatik masyarakat terhadap Polantas. Satgas Preventif juga berhasil tempelkan spanduk, bagi stiker, memberi teguran kepada pengemudi dan pengendara ranmor yang melanggar," kata Suyatno.[br]Suyatno menegaskan, dalam Operasi Keselamatan Toba 2023, petugas harus mengimbau pengendara agar mematuhi peraturan Lalulintas serta melengkapi surat-surat kendaraan."Ada 7 pelanggaran prioritas yaitu pakai Hp saat berkendara, berkendara dibawah umur, berboncengan lebih dari 1 orang, mengemudi tidak menggunakan selfty belt, tidak menggunakan Helm SNI, mengemudi ranmor dalam pengaruh alkohol, melawan arus lalulintas," sebut Suyatno.Sementara Nanda Tanjung, pengemudi sepedamotor di Kota Sibolga, apresiasi sikap petugas gabungan Polres Sibolga, memberi penyuluhan dan imbauan saat operasi Kesematan Toba tahun ini."Kami ucapkan terima kasih ke petugas gabungan Polres Sibolga yang memberi kami edukasi soal peraturan lalulintas, dengan cara humanis dan simpatik," ungkapnya. (Muafdan)