MATATELINGA, Rantauprapat : Viral di media sodial, fenomena alam yang terjadi dimalam ketiga Ramadhan 1444 H, atau tepatnya Jum'at (24/03/2023). Bulan terligat sejajar dengan bintang.Berbagai komentar dan tanggapan pun bermunculan dari sejumlah warga net.Mencermati fenomena alam itu, matatelinga.com, mencari tahu apa dan bagaimana fenomena alam tersebut, dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Baca Juga:Tok Tok Tok! Mahkamah Agung Tolak Kasasi Gugatan Hak Cipta Tabungan Emas PegadaianBerikut penjelasan yang disampaikan Hanif Zarkasi, selaku Analis Gempa Bumi BMKG Wilayah I Medan.Katanya, konjungsi merupakan fenomena yang terjadi saat bumi, matahari, dan planet berada dalam satu garis lurus, sejajar, atau terlihat berdekatan saat diamati di permukaan Bumi."Malam ini, pada 24 Maret 2023 terjadi sebuah fenomena langit, yaitu terjadinya konjungsi antara venus dan bulan sabit", kata Zarkasi menjelaskan.Disebutkannya, fenomena berupa konjungsi benda langit ini, bisa terjadi beberapa kali dalam setahun dan tidak berefek apapun terhadap bumi. Seperti potensi bahaya tsunami atau gempa bumi.[br]Selain itu lanjutnya, juga tidak akan menyebabkan fenomena astronomis lainnya.Sementara, dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online, ada dua pengertian makna konjungsi tersebut.Berikut pengertian konjungsi dikutip dari KBBI, kon·jung·si n 1. Ling kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat. 2. Astron pertemuan atau papasan semu antara dua benda angkasa atau lebih dalam derajat rasi yang sama. (yasmir)