MATATELINGA, Langkat : Sering Buat Onar Ngertiken Sembiring warga Dusun Buluh Duri Desa Bekiung, Kec. Kuala, Kab. Langkat, tewas di diamuk masa dengan cara di bakar di Dusun I Selampe Desa Namo Mbelin kec. Kuala Kab. Langkat.
Adapun kornologis kejadian berawal korban pada Senin 27 Maret 2023 sekira pukul 11.00 wib dalam keadaan mabuk dan keluar dari rumahnya menuju ke simpang Buluh Duri. Sampai di Sibuluh Duri korban Ngertiken mendatangi seorang wanita Desi warga Desa Namo Mbelin yang sedang minum jamu di simpang Buluh Duri dan mengancamnya dengan senjata tajam jenis parang panjang dengan mengatakan kepada Desi
"Woi kau tau aku siapa aku" kata korba
"Tidak tau ketua," jawab Desi. Sembari korban Ngertiken mengatakan aku ketua Ngertiken aku gak takut Tuhan aku gak takut mati.
Karena Desi merasa takut dengan sigapnya ia melarikan diri. Tidak sampai di situ korban Ngertiken terus berjalan dan terus mengatakan hal yang sama kepada tiga orang yang menjadi sasarannya: Marlina (50) Tahun warga Dusun Tanjung Balai A, Desa Perkebuna Bekiun, Kec. Kuala, Kab. Langkat, Fernando (30) Tahun warga Dusun Buluh Duri, Desa Bekiung, Kec. Kuala, Kab. Langkat dan Legino (47) Tahun warga Dusun Sido Selamet, Kelurahan Pekan Kuala, kec. Kuala, kab. Langkat.
Melihat kejadian itu masyarakat Dusun Buluh Duri, Desa Bekiung dengan sepontan menyerang korban Ngertiken dengan jumlah 100 orang pria dan membakar hingga tewas di lokasi Dusun I Selampe Desa Namo Mbelin kec. Kuala Kab. Langkat.
[br]
Kasat Reskrim Polres Langkat IPTU Luis Beltran Krisnadhita Marrising STK, SIK, MH saat di konfirmasi awak media membenarkan insiden itu.
"Iya benar bang korban Ngertiken sudah meninggal," ucapnya, Selasa 28 Maret 2023.
Saat di tanyakan apakah sejauh ini sudah ada tersangka yang di tetapkan Kasat Reskrim Polres Langkat menjawab masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. Kasusnya masih dalam tahap penyelidikan.
"Kita masih melakukan penyelidikan dan mengambil keterangan saksi-saksi," pungkas Kasat Reskrim Polres Langkat IPTU Luis Beltran Krisnadhita Marrising STK, SIK, MH.(mtc)