Matatelinga - Medan, Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Sumatera Utara mendukung dan memberi apresiasi atas rencana digelarnya acara After Care Fair yang diprakarsai oleh After Care BNN Sumut.
Sebagai wadah bagi berkumpulnya para mantan pecandu narkoba yang telah menjalani rehabilitasi di BNN, After Care memang sudah seharusnya menjadi ujung tombak sosialisasi betapa berbahayanya narkoba kepada masyarakat.
"Sebagai korban yang kini telah pulih dan telah mengalami langsung, diharapkan acara After Care dapat memberi informasi terkini tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan bagaimana seharusnya menangani kasus-kasus penyalahgunaan narkoba ke tengah-tengah masyarakat," ujar Rudy, kemarin.
"Rumah damping yang bisa digunakan sebagai rumah singgah, sebagai tempat berkumpul yang aman sekaligus untuk pelatihan vocasional bagi para mantan pecandu," sambungnya.
Di kesempatan itu ia berharap semua pihak termasuk Gubernur Sumut dan Walikota Medan dan instansi terkait lainnya dapat memberi dukungan demi sukses dan lancarnya acara tersebut.
Ketua Umum After Care BNN Sumut, Nurdin Widjaja SH, SpN dalam kesempatan itu mengatakan gelaran After Care Fair merupakan salah satu dari sekian banyak program kerja yang ada.
"Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk tetap menyediakan lingkungan yang aman bagi pemulihan para mantan pecandu narkoba yang telah menjalani rehabilitasi," sebut Nurdin.
Ketua Panitia After Care Fair, Robby Hutagalung menginformasikan gelaran After Care Fair ini berisikan materi edukasi dan penyuluhan ke sekolah-sekolah yang ada di Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo.
Selain itu, di beberapa kampus seperti USU dan UMSU juga akan digelar diskusi terkait "Pecandu Narkoba Sebaiknya Direhab, Jangan Dipenjara, sekaligus penandatanganan MoU dan pemilihan duta/kader antinarkoba baik di tingkat sekolah maupun kampus.
(zal/bro)