MATATELINGA, Tapteng : Kepala BPBD Tapanuli Tengah (Tapteng), Rahman Husein Siregar memastikan, peristiwa longsor di 2 kawasan perumahan, sudah ditangani dengan baik.Selain telah mengevakuasi para korban saat kejadian, BPBD juga berkoodinasi dengan pihak Dinas Kesehatan, untuk mengontrol kesehatan korban."Ada sekitar 4 orang warga Perumahan Cemara Asri sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan, dikontrol kesehatan mereka, juga dilakukan upaya trauma healing pasca bencana," kata Rahman, Minggu (30/04/2023)."Sementara dalam proses evakuasi korban dari TKP menuju tempat aman pasca bencana, kita juga dibantu warga sekitar perumahan dan Polisi," lanjutnya.Menurut Rahman, para korban longsor saat ini telah mengungsi sementara ke tempat sanak keluarga masing-masing, guna mengantisipasi longsor susulan.[br]"Di Perumahan Cemara Asri, ada 5 rumah rusak di bagian dapurnya, termasuk 1 rumah kosong. Ada 4 kepala keluarga (KK). 2 KK sudah mengungsi ke tempat sanak keluarga, dan 2 KK lagi, masih mudik lebaran," sebut Rahman."Untuk Perumahan Griya Matauli Sejahtera atau GMS, para korban sudah mengungsi ke tempat keluarganya juga, meski kondisi rumahnya rusak ringan," tambahnya.Mengenai bantuan pemerintah, Rahman menjelaskan, kerusakan rumah warga merupakan tanggungjawab penuh dari pihak pengembang perumahan."Sebelumnya, kita berkoordinasi dengan pihak kelurahan. Hasilnya, kerusakan rumah akan diperbaiki oleh pengembang perumahan," ungkap Rahman."Kita juga imbau warga di seluruh area perumahan berdekatan dengan kawasan bukit, agar waspada potensi bencana, mengingat kini, kondisi cuaca di Tapteng masih ekstrem," pintanya. (Muafdan)