Matatelinga - Hinai, Bripka Dedi Ginting (34), anggota Polsek Hinai tertembak rekan sendiri saat meringkus dua pencuri sepeda motor di kawasan Hamparan Perak, Selasa (9/9) malam lalu.
Pelaku penembakan itu Brigadir Rudi, yang tercatat sebagai anggota Polsek Padangtualang. Akibatnya, Dedi mengalami luka tembakan dan kini dirawat di RS Elisabeth.
Kejadian itu bermula penangkapan Putra (22) dan Arfan (29) kawanan pelaku pencurian kendaraan sepeda motor yang tertangkap oleh warga Dusun V, Desa Suka Jadi, Kec.Hinai, Kab.Langkat. Keduanya tertangkap usai berhasil mencuri kenderaan sepeda motor milik warga setempat. Lalu, setelah diintrogasi, keduanya mengaku kalau kreta curian itu sudah mereka jual ke kawasan Hamparan Perak.
Setibanya disana, petugas kepolasian langsung berupaya mengevakuasi kedua pelaku untuk diamankan ke Polsek Hinai. Awalnya semua berjalan lancar karena kedua pelaku sudah berhasil diapit petugas untuk dibawa ke markas komando. Namun tiba-tiba massa yang jumlahnya lumayan banyak mulai emosi dan tak terkendali. Mereka berusaha melawan petugas yang hendak mengevakuasi kedua pelaku.
Melihat situasi yang makin tidak terkendali, Brigadir Rudi yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian berusaha membantu rekan-rekannya untuk membubarkan massa. Guna memecah konsentrasi massa yang tengah berkerumun, Brigadir Rudi langsung mengeluarkan pistolnya dan bermaksud meletuskannya ke atas. Namun naas, tangannya tersenggol oleh warga yang berkerumun hingga badannya oleng dan pistolnya meletus ke arah rekannya. Peluru yang dimuntahkan tepat mengenai ke arah badan Bripka Dedi Ginting.
Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.
Selasa (9/9) malam tertembak secara tidak sengaja seorang personil yang bertugas dijajaran Polsek Hinai berinisial Bripka DG yang dilakukan oleh Brigadir RD yang bertugas di Polsek Padang Tualang," katanya.
Polisi saat ini masih memeriksa saksi, dan sudah mengamankan barang bukti senjata revolver, serta mengamankan tersangka curanmor.
(hen/bro)