MATATELINGA, Aeknatas : Viral di media sosial beberapa hari terakhir, dikabarkan seorang oknum kepalaMadrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Desa Aektorop, Kecamatan Aeknatas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, didugamencabuli / melakukan tindakan tak senonoh terhadap sejumlah murid disekolahnya itu.Informasinya, perbuatan bejat tersebut, diduga dilakukan oknum kepala MDTA berinisial PH itu, pada sore hari di ruangan kepala sekolah.Terungkapnya perbuatan cabul ini, disebutkan setelah satu dari lima korban, menyampaikan kejadian yang dialaminya kepada orangtuanya. Dalam pengaduannta kepada orangtuanya, si korban menyampaikan kalau dirinya pernah dicabuli oknum kepala sekolahnya.Akibat perbuatan oknum pendidik yang tidak wajar itu, beberapa murid di madrasah tersebut, tidak mau sekolah lagi. Dikarenakan dapat ancaman dari pelaku.Salah seorang orang tua korban / wali yang meminta identitasnya disembunyikan, membenarkan adanya pencabulan di MDTA tersebut.[br]"Peristiwa pencabulan ini, sudah dilaporkan ke Polsek Aeknatas dan Polres Labuhanbatu", ucap si orangtua korban yang namanya disembunyikan. Diapun menjelaskan, kalau selama ini, si pelaku termasuk disegani warga. Karena selain sehari-harinya sebagak kepala sekolah, dia juga sering dipercaya membacakan doa dan menysmpaikan tausyiah di mesjid.Sementara informasi dari warga, dikabarkan oknum PH, sejak mencuatnya kasus pencabulan, sudah tidak berada di Desa Adian Torop. "Beberapa hari ini, yang bersangkutan, tidak tetlihat lagi di desa ini", ucap warga.Dilain pihak, komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Labuhanbatu Utara, Khairuddin Marpaung, membenarkan adanya dugaan pencabulan. "Persoalannya, sudah ditangani pihak terkait", ucapnya singkat. (yasmir)