Matatelinga - Tebing Tinggi, Penanganan banjir di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dari tahun ke tahun terus diupayakan semaksimal mungkin untuk diminimalisir dan mengatasi dampak banjir yang melanda pemukiman masyarakatnya. Menyikapi hal tersebut, Pemkab Sergai menggalakan program pembangunan fisik diantaranya melakukan perbaikan saluran air (drainase) sungai maupun kanal parit.Seperti halnya diketahui Desa Paya Bagas menjadi bagian wilayah administrasi di Kecamatan Tebing Tinggi dan masyarakatnya umumnya bermata pencaharian sebagai petani setiap tahunnya rentan menghadapi bencana banjir besar akibat luapan air di daerah Rawa Kendit. Luapan air tersebut juga memberikan dampak besar bagi desa lainnya yang berdekatan dengan Paya Bagas diantaranya Desa Paya Mabar, Desa Paya Lombang, Desa Kuta Baru dan Desa Sei Priok. Untuk menanggulangi banjir tersebut, Pemkab Sergai telah merealisasikan perbaikan normalisasi saluran pembuangan daerah rawa kendit sepanjang 3,2 km sehingga masyarakat di lima desa itu dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari tanpa takut adanya acaman banjir.Sebagai ungkapan syukur atas pelaksanaan normalisasi saluran pembuangan air tersebut, jajaran pemerintahan bersama masyarakat Kecamatan Tebing Tinggi menyelenggarakan syukuran sekaligus kegiatan silahturahmi dengan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman. Kegiatan ini diadakan di Balai Karyawan PTPN III Kebun Rambutan Desa Paya Bagas, Jumat (12/9/2014).Hadir dalam acara tersebut Kadis PSDA Ir. Prihartinah Sagala, Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala, Camat Tebing Tinggi Drs. Fajar Simbolon, unsur Muspika, Kades, Perangkat maupun pengurus PKK se-Kecamatan Tebing Tinggi beserta ratusan masyarakat.Bupati Sergai Ir. H. Soekirman mengawali sambutannya mengemukakan penanganan normalisasi di daerah Rawa Kendit menjadi perhatian serius Pemkab Sergai untuk merendam dampak banjir bandang dari aliran sungai Sei Sibaro saat musim hujan tiba. Dan selama ini banyak lahan masyarakat dan lahan pertanian rusak akibat luapan air tersebut.Tetapi setelah pelaksanaan normalisasi saluran ini selesai, diungkapkan Soekirman maka dampak ancaman banjir akan bisa diminimalisir agar arus air menjadi lancar dan mampu menampung bila datang banjir kiriman maupun curah hujan yang berlebihan, sehingga kedepan masyarakat tidak merasa cemas dan kebingungan.Oleh karenanya Bupati Sergai H. Soekirman berharap masyarakat dapat memberi dukungan serta bekerjasama dengan pemerintahan sekaligus secara aktif dan sadar terhadap pembenanahan lingkungan. Untuk itu kepedulian dan kesepahaman sangat diharapkan dari semua pihak, pungkas Soekirman.Pada kesempatan yang sama Camat Tebing Tinggi Drs. Fajar Simbolon memberikan apresiasi kepada pihak Pemkab Sergai beserta stakeholder lainnya maupun kepada masyarakat yang secara sukarela memberikan lahan guna pembangunan saluran normalisasi secara khusus kepada masyarakat Desa Paya Lombang. Fajar Simbolon menghimbau kepada semua masyarakat untuk menjaga agar tidak sampai terjadi penyumbatan, juga harus ada kepedulian dan pola pikir masyarakat menjaga kebersihan itu penting dengan tidak membuang sampah sembarang.Muhammad Tiar yang mewakili masyarakat dari warga dusun IX Desa Paya Bagas memberikan apresiasinya atas kepemimpinan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman beserta jajarannya yang telah merealisasikan pelaksanaan normalisasi ini serta bagi Drs. Fajar Simbolon sebagai Camat baru di Kecamatan Tebing Tinggi yang sudah memberikan perhatian intensif turun ke bawah dan berinteraksi langsung dengan warganya demi membangun kemajuan dan masyarakat di daerah ini.(Mt/Koko)