MATATELINGA, Rantauprapat : Seribuan umat Buddha, merayakan Tri Suci Waisak 2567 BE / 2023, betkeliling Kota Rantauprapat dan menggelar kebaktian bertempat di Vihara Buddha Jayanti, Jalan Gatot Subroto Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Minggu (28/5/2023).Ketua Panitia Perayaan Waisak Labuhanbatu, Edi Susanto, dalamketerangannya kepada
matatelinga.commenyebutkan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan.Diantaranya, pada pukul08.00 s/d 10.00 WIB, kebaktian Gelanggang Anak Budhis Indonesia (GABI), bertempat di Perguruan Budhis Jayanti Jalan Gatot Subroto Rantauprapat.Kemudian lanjutnya, prosesi lilin mengitari ruas Jalam Gatot Subroto, Jalan Sudirman, Jalan A Yani, Jalan KHA Dahlan dan kembali ke Jalan Gatot Subroto kota Rantauprapat, pada pukul 19.00 WIB sampai selesai.Menurut Edi Susanto, kegiatan ini diselenggarakan Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Labuhanbatu & Vihara Buddha Jayanti Rantauprapat. Diikuti 1000 (seribu) ummat Buddha Rantauprapat, beserta perwakilan Vihara-vihara se Labuhanbatu Raya.[br]Disebutkannya, seluruh rangkaian kegiatan perayaan Tri Suci Waisak ini, dihadiri dan dipimpin seluruh anggota Sangha, diantaranya :YM Bhante Dhammaguno Thera, YM Bhante Cira Dhammo, YM Shu Hu Cien Cung, Samanera, dan Tikocagga Wditiawan.Edi Susanto menambahkan, ummat Buddha sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan perayaan Waisak tahun ini. Mengingat, selama pandemi covid-19, ummat Buddha hanya bisa merayakan Tri Suci Waisak dari rumah.Sementara, koordinator lapangan kegiatan Hari Raya Tri Suci Waisak, Eddy Lim menyampaikan, seluruh rangkaian acara, berjslan aman, lancar dan tertib. Mendapat pengawalan dari personil Polres Labuhanbatu, baik dari Satuan Lalulintas maupun satuan lainnya."Kami seluruh jajaran panitia, mengucapkan terima kasih kepada Kapolres, Waka Polres Labuhanbatu, beserta seluruh Kasat, Kanit, Staf dan personil Polres, atas bantuan pengawalan dan pengamanan Lalulintas pada pawai prosesi Waisak", ucap Eddy.Katanya, seluruh rangkaian berjalan dengan baik dan aman. Sabbe Satta Bhavantu Sukitatta (semoga semua mahluk terkondisikan bahagia). Sadhu Sadhu Sadhu.Diakhir wawamcaranya dengan
matatelinga.com, baik Edi Susanto maupun Eddy Lim mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini, memperingati Hari Suci Agama Buddha. Tujuannya, untuk kebaikan dengan harapan dapat membina dan mengembangkan semangat cinta kasih semesta, demi terwujudnya kasih sayang kepada keluarga, masyarakat, negara dan dunia. (yasmir)