MATATELINGA, Sibolga : Warga Kota Sibolga digegerkan dengan dua kasus penemuan mayat di lokasi yang berbeda dalam sehari, pada Senin (05/06/2023) kemarin.Pertama, warga dikejutkan dengan penemuan mayat seorang wanita tua di kamar rumahnya, Jalan Santeong Gang Cempaka, Kelurahan Pancuran Gerobak.Diketahui, korban bernama Nurhalimah Harahap (71) ditemukan sudah tidak bernyawa dan membusuk, dalam posisi telungkup, diperkirakan sudah 2 hari.
Baca Juga:Pasien RS Porsea Kabupaten Toba Dikabarkan Terpapar Covid?"Kepling bersama warga sekitar mencek rumahnya, kondisi pintu rumah terkunci, jendela samping rumah terbuka, jadi disitu warga curiga karena korban sudah 2 hari tak kelihatan," ucap Netti Nasution (52), warga setempat."Setelah adik kandung korban datang sembari membuka pintu rumah bersama kepling dan warga, mereka mendapati korban sudah tidak bernyawa disamping kasurnya," tambahnya.Mendapat informasi, Polres Sibolga pun langsung melakukan olah TKP sekaligus membawa mayat tersebut ke RSUD FL Tobing untuk di otopsi.[br]"Saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mayat sudah dibawa ke RS FL. Tobing Sibolga," kata Iptu Suyatno, Kasi Humas Polres Sibolga, Selasa (06/06/2023).Dihari yang sama, warga Sibolga juga dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pemuda berusia 25 tahun, di kamar kostnya di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasar Baru, Sibolga Kota.Sesuai identitas, korban berinisial RH merupakan warga Desa Tanjung Botung, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas).Diketahuinya korban sudah meninggal dunia, bermula dari kecurigaan dan kekhawatiran teman wanitanya yang berusaha menelepon korban, namun tak mendapatkan respon."Dengan mengajak temannya, teman wanita dari korban pun mendatangi kamar kost korban, setelah tiba, saksi melihat pintu kamar kost dalam keadaan terbuka dan melihat korban dalam sudah tidak bernyawa," kata Iptu Suyatno.[br]Menurut Suyatno, Polres Sibolga dan masyarakat mengevakuasi korban dari tempat kejadian menuju RSU FL Tobing, menggunakan mobil Ambulance."Adapun barang yang diamankan yaitu satu lembar surat keterangan berobat dari RSUD Sibuhuan dengan diagnosa Hipertiroit, satu lembar surat kontrol ulang, surat pemeriksaan laboratorium klinik Prodia, obat pil dalam kemasan plastik dengan jenis Propylthiouracil dan Propranolol HCI," sebutnya. (Muafdan)