MATATELINGA Panyabungan : Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Madina menyampaikan secara humanis kepada calon pasangan pengantin (catin) cara mendapatkan izin menikah dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Madina. Hal ini guna menekan risiko keluarga stunting.
"Untuk menikah saja pemerintah ikut mengurusnya agar kedepan keluarga berisiko stunting berkurang," kata Atika saat menyampaikan paparan pada kegiatan Kemenag bersama Pemkab Madina dalam Percepatan Penurunan Angka Stunting di Aula Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Madina, Sumut, Selasa (6/6/2023).
Atika mengatakan sinergitas Pemkab Madina dan Kemenag harus didukung untuk menekan stunting.
Atika menekankan dua strategi penurunan stunting, yaitu, pencegahan dan penurunan. Pencegahan sendiri, DPPKB dan Kemenag bekerjasama. Sedangkan penurunan, dilakukan bagi keluarga yang berisiko stunting.
"Hari ini kita fokus pada pencegahan," tegas Atika.
Wakil Bupati termuda se-Indonesia ini berharap para penghulu dan kepala kantor urusan agama di kecamatan memberikan edukasi kepada catin. Catin, kata dia, beresiko menjadi keluarga stunting.