Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kepling 4 Petisah Dituding Tantang Warga Berkelahi

Kepling 4 Petisah Dituding Tantang Warga Berkelahi

Admin - Selasa, 16 September 2014 12:59 WIB
Google
Ilustrasi
Matatelinga - Medan, Kepala lingkungan 4, Petisah Tengah, Medan Petisah, Johansyah dituding menantang warga berkelahi ketika ditegur pengorekan tanah yang dilakukan tanpa sosialisasi. 

Tantangan duel itu diterima Rahmatsyah (36) warga jalan S.Parman lingk.7, Kel. Petisah Tengah, Kec.Medan Petisah saat mempertanyakan pengorekan itu, Senin (15/9/2014) kemarin. 

Siang itu, Rahmatsyah mendengar dari warga bahwa ada pengerjaan pengorekan drainase tanpa disosialisasikan oleh Kepling setempat. Pasalnya pengorekan tersebut melewati halaman rumah seorang warga bernama Mahmud (70) yang sudah sejak lahir tinggal di sana.

"Orang kan jualan. Jadi kalau ada korek parit begitu pasti nguap baunya. Apa ga perlu tahu yang punya rumah. Mana boleh ga ada komunikasi begitu sama pak Mahmud ini. Dia kan terkejut tiba-tiba kok udah ada kegiatan ini aja,"ujarnya.

Lalu, dia mencoba mempertanyakan hal tersebut kepada Johansyah yang kebetulan ada di lokasi pengorekan. Namun, bukannya mendapat jawaban yang baik, Johansyah malah menantang Rahmatsyah berduel.

"Jadi tadi saya tanya sama dia, bang kok ga ada sosialisasinya ini. Warga kan terkejut, tiba-tiba ada pengorekan begini. Eh dia malah bilang, kau jangan ikut campur ya. Kau anak mana. Main kita ayok,"ujar Rahmatsyah menirukan perselisihan siang itu antara Johansyah dengannya.

Rahmatsyah menambahkan bahwa dirinya memang bukan warga link.4. Namun, kehadirannya saat itu untuk membantu warga yang merasa terganggu dengan pengerjaan tersebut.

Johansyah, saat dihubungi mengatakan dirinya memang tidak melakukan sosialisasi terhadap pengorekan drainase tersebut. Namun, dikatakannya bahwa semua warga tidak ada yang komplain terhadap pengorekan yang terjadi atas usulannya di Musrembang Kelurahan beberapa waktu lalu.

"Ini kan untuk kepentingan masyarakat banyak. Ini proyek pemerintah. Warga yang lain setuju. Cuma ada 1 orang luar aja yang ikut campur,"ujarnya

"Bukan ngajak berantem. Tapi Rahmat itu kan orang luar. Dia dari lingkungan mana kok datang kemari langsung komplain. Mana ada urusannya. Makanya tadi saya terpancing emosi saya," sambungnya.

(Mt/bro)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Terungkap.CCTV, Mahasiswa Berlumuran Darah Datang ke Polrestabes

Berita Sumut

Gara gara rebutan Dua Wanita,Empat Pemuda Jadi Tersangka

Berita Sumut

Pelajar Sidikalang yang Tewaskan Temannya Dijadikan Tersangka dan Ditahan

Berita Sumut

Pelajar Tewas Akibat Berkelahi di Sidikalang Merupakan Putra Tunggal

Berita Sumut

Pidato 'Berkelahi' Jokowi Dikhawatirkan Picu Kekerasan Antar Relawan

Berita Sumut

Mahkamah Kehormatan Dewan Panggil 2 Anggota DPR yang Berantam