MATATELINGA, Medan :Yusuf (70) terkejut. Jumat (10/6) pagi itu Camat Medan Timur Noor Alfi Pane datang ke rumahnya dan memberikan satu paket sembako. Lelaki lanjut usia yang bermukim di Jalan Sutomo Gang Sakiran Kelurahan Gaharu ini pun tidak bisa menyembunyikan keharuaan. Puluhan tahun sudah dia tinggal Kecamatan Medan Timur, baru kali ini camat datang dan memberikan bantuan kepadanya.
“Sudah 53 tahun saya tinggal di sini, baru kali ada camat datang ke rumah saya membawa sembako,” ungkap warga kurang mampu tersebut.
Yusuf merupakan salah seorang dari 15 warga yang hari itu menerima bantuan paket sembako. Bantuan ini berasal dari sumbangan sukarela seluruh pegawai di lingkungan pemerintahan Kecamatan Medan Timur melalui program Timbangan Emas yang dicanangkan oleh Camat Noor Alfi Pane.
“Timbangan Emas akronim dari Timur Berbagi Sumbangan ke Masyarakat. Program ini sebuah upaya untuk terus-menerus membentuk kepekaan dan kepedulian sosial kita pada masyarakat kurang mampu,” ungkap Noor Alfi Pane.
Noor Alfi Pane menjelaskan, Program Timbangan Emas ini dilaksanakan setiap Jumat. Selesai apel, terangnya, seluruh ASN, lurah, kepala lingkungan se-Kecamatan Medan Timur secara sukarela memberikan sumbangan.
“Seiklas hati, berapa pun boleh,” ungkapnya.
Setelah terhimpun, lanjutnya, uang sumbangan itu digunakan untuk membeli sembako berupa beras, gula, minyak goreng, dan telur, untuk didistribusikan kepada warga kurang mampu. Penerima bantuan merupakan warga yang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah.
Noor Alfi Pane mengatakan, Jumat (10/6) kemarin adalah hari pertama pelaksaan Program Timbangan Emas. “Alhamdulillah. Hari pertama pelaksanaan kita bisa membeli 15 paket sembako,” ucapnya seraya merincikan, 15 paket sembako itu masing-masing terdiri dari 5 kg beras, 2 kg gula, 1 liter minyak goreng, dan telor 1 papan.