MATATELINGA, Toba. Sudah berlangsung bertahun-tahun, air meluap hingga menggenangi badan jalan sepanjang 50 meter. Kejadian ini sering terjadi disaat musim hujan tiba di Desa Lumbandolok Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Sumatera Utara.Saluran drainasepun tertutup karena adanya kolam ikan di hulu saluran irigasi. Akibatnya, aktivitas warga terganggu karena panjangnya genangan air hingga kedalaman 20 cm.
BACA JUGA:Dibuka Langsung Menteri Pertanian RI, Poltak Sitorus Hadiri Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023Menurut penuturan marga Marpaung, salah seorang warga kepada awak media pada Senin, (12/6/2023), mengatakan bahwa tergenangnya air si sepanjang jalan itu akibat saluran drainase roboh."Jadi walau hujan hanya datang sebentar tapi seluruh badan jalan ini susah langsung tergenang bagai kolam," ujarnya Marpaung.[br]Menurutnya, keadaan ini telah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu namun tidak mendapat perhatian dari pemerintah padahal Bupati dan para Pejabatnya sering lewat dari jalan ini."Bagaimana kabupaten ini bisa disebut kabupaten yang unggul bila memperbaiki kondisi jalan saja gak becus," imbuhnya.Hal senada juga disampaikan T. Manik, yang kebetulan lewat dari lokasi tersebut. T. Manik berharap agar Pemerintah Kabupaten Toba segera turun tangan bila ada laporan seperti ini sebab hal ini jelas sudah menggangu aktivitas warga."Ada Dinas PUPR atau Tarukim yang bisa memperbaiki itu, jangan ditunggu pak hingga banjir mengenai rumah warga," harap T. Manik."Kalau dibiarkan terus begini kan bisa merusak aspal, dan juga bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan," tukasnya sambil berlalu.Pantauan awak media Matatelinga.com, terlihat di sepanjang jalan menuju Desa Pintu Batu Kecamatan Silaen tergenang hingga terlihat bagai danau dan yang sewaktu waktu bisa mengambil korban lalu lintas. MTC/Yin