MATATELINGA, Medan : Dua orang Calon Jamah Haji (Calhaj) keloter 21 asal Palas Utara (Paluta) tidak jadi berangkat ketanah suci sebab meninggal dunia dan satu dirawat dirumah sakit.Dari ketiga Calhaj asal Paluta kloter 21 yang tidak jadi berangkat ketanah suci satu orang karena dirawat di RSU di Gunung Tua Binanga Km 6, Aek Haruaya.Sementara dua orang yang meninggal dunia satu orang meninggal di kampung halaman dan satu orang lagi meninggal dunia saat di Hotel Asrama Haji Medan.
Baca Juga:Tingkatkan Layanan, SMF RSUD dr Pirngadi Medan Diminta BerinovasiAdapun data dari dua jamaah yang tidak jadi berangkat karena meninggal dunia ialah:Nurhabedah Siregar (53) Tahun warga Desa Hiteurat, Kec. Halongonan dan Mangaraja Buaya Harahap (90) Tahun, warga Hutanopan, Kel. Hutanopan, Kec. Halongonan, Kab. Padang Lawas Utara.Sementara Kali Nahombang Siregar warga Desa Nagasaribu, Kec. P. Bolak, Tenggara, batal karena sedang dirawat di RSU Gunung Tua, Jl. Raya Gunung Tua, Binanga KM 6, Aek Haruaya.Sebelumnya diketahui untuk tahun ini jamaah yang diberangkatkan prioritas lansia karena sudah terkendala vandemi di Tahun 2020.[br]Menurut data yang dihimpun awak media Selasa 13 Juni 2023, dari Kepala Dinas Kesehatan Kab. Paluta dr. Sri Prihatin K.N Harahap sebagai berikut."Calhaj atas nama Kali Nahombang Siregar asal Paluta tidak jadi berangkat karena sakit, diagnosa Hemaptue, TB paru aktif, DM tipe II," ungkap Sri Prihatin dari keterangan tertulis.Sementara itu Calhaj atas nama Nurhabeda Siregar yang tidak jadi berangkat karena meninggal setelah sempat dirawat di RS di Rantau Parapat."Calhaj atas nama Nurhabeda Siregar sebelum berangkat ke Asrama Haji Medan dan almarhum meninggal dunia di RSU yang ada di Rantau Parapat," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kab. Paluta.[br]Kemudian Calhaj yang meninggal setelah tiba di Asrama Haji Medan atas nama Mangaraja Buaya Harahap meninggal karena serangan jantung."Calhaj atas nama Mangaraja Buaya Harahap meninggal karena penyakitnya kambuh saat berada ditengah perjalanan menuju Asrama Haji Medan, karena serangan jantung," terang Kabid Penerimaan dan Pemulangan Jamaah Haji Dr. H. Terang Rambe S.Ag, M.Ag.