MATATELINGA, Asahan.:Sungguh tidak patut sikap dan perbuatan seorang wakil rakyat dari fraksi Partai Gerindra Sri Kumala saat melakukan reses di dapil Sumut V mengusir warganya yang terlambat hadir dalam reses serta membentak salah seorang mahasiswa yang juga hadir dalam reses tersebut, Sabtu (17/06/2023).Sunarsih (42) warga desa Sijawi Jawi kecamatan Sei Kepayang saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengusiran dan pembentakan terhadap warga masyarakat serta salah seorang mahasiswa yang turut hadir dalam acara reses yang digelar oleh Sri Kumala anggota DPRD Propinsi Sumut dari Partai Gerindra dapil Sumut V.[br]Kami warga dusun IV desa Sijawi Jawi sangat kecewa dengan sikap arogan yang dipertontonkan anggota dewan tersebut,dan apa awal mula persoalannya pun kami warga desa ini juga tidak mengerti, ujarnya.
BACA JUGA:Apa yang Hendak di Bahas Dua Tokoh Antara AHY dan Puan Maharani...?Sunarsih juga mengatakan saat reses yang digelar Sri Kumala berlangsung, terdapat beberapa orang ibu ibu warga setempat yang hendak mengikuti acara tersebut terlambat datang, namun mereka tidak boleh mengikutinya Sera diusir dari tempat reses anggota dewan tersebut, kasihan kami dengan ibu ibu itu.Setelah ibu itu meninggalkan tempat tersebut terdapat anak muda yang kami kenal bernama Irul bermarga Sitompul yang juga mahasiswa , mempertanyakan kepada anggota dewan tersebut kenapa warga masyarakat itu diusir , bukan jawaban yang enak kami dengar akan tetapi ya tidak etis lah omongan anggota dewan itu, menyakitkan hati kami warga disini.Orang itu pasti nanti butuh pertolongan kami warga masyarakat desa ini, dan dengan kejadian pada Jum'at 16 Juni 2023 akan menjadi catatan bagi warga disini dan jangan karena kami dapat pengganti yang minyak sebesar Rp.20 ribu, mereka sesuka hatinya membentak dan mengusir warga ini, tukasnya (dieks)