Matatelinga - Medan, Sejumlah anggota DPRD Medan mengeluhkan fasilitas gedung yang dinilai banyak kekurangan, mulai dari ketiadaan AC di ruangan fraksi dan komisi, hingga keberaan meja yang tak layak.
Anggota Fraksi Demokrat Hendrik Halomoan Sitompul bahkan terkejut melihat jendela ruangan harus diganjal dengan botol bekas minuman mineral agar udara bisa masuk ke ruangan.
"Tidak sangka kamar mandinya seperti ini, jorok dan becek. Padahal tenaga honorer kebersihan gedung cukup banyak," ujar Irsal Fikri, Sekretari PPP menimpali.
Dia menilai, gedung DPRD Medan yang baru saja diresmikan itu tidak refresentatif. Semua ruangan hampir tidak terawat. "Lihat saja begitu masuk parkir di lantai dasar. Suasananya gelap, pengap dan jorok. Hanya lantai satu yang kelihatan bersih itupun karena dekat dengan ruangan sekretaris dewan dan ketua-ketua DPRD," ujarnya.
Untuk itu dia meminta Sekretaris Dewan menata seluruh pegawai atau karyawan bertanggung jawab pada bidangnya masing-masing. Terutama persoalan kebersihan yang menjadi cermin sebuah gedung.
Irsal juga mengaku heran terkait pasokan listrik yang tak kunjung selesai. Karena hingga saat ini PLN belum mau menambah daya listrik ke gedung DPRD Medan. Sehingga mengganggu kerja-kerja DPRD dalam menyelesaikan berbagai persoalan rakyat.
"Mengapa gedung sebelah (DPRD Sumut-red) dan sejumlah super market yang baru dibangun sudah mendapatkan pasokan listrik? Ada apa sebenarnya," tanya Irsal.
(Mt/bro)