Matatelinga - Labuhan Batu, Siswa SMK Negeri 1 Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu diperkirakan puluhan orang dalam dua hari terakhir mengalami kesurupan, tapi Kamis (18/9/2014) kesurupan berlangsung missal. Puluhan siswa tiba-tiba berteriak-teriak dan sebagian jatuh pingsan. Akibatnya, proses belajar mengajar terpaksa dihentikan. Fenomena kesurupan (kerasukan-red) mulai terjadi pasca kegiatan Pramuka yang berlangsung pecan lalu di Desa Aek Goti, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan. “Mungkin waktu perkemahan, ada makhluk halus yang mengikuti anak-anak ini, karena waktu perkemahan dengan tema Kemah Wisata itu juga udah banyak yang kerasukan,” ujar Harianja, Guru SMK Negeri I Rantau Utara. Dugaan diikuti makhluk halus dari Desa Aek Goti, Kecamatan Silangkitang ini dipicu dari teriakan histeris dari Soraya Salsa. Siswi kelas ini tiba-tiba menangis histeris dan berguling-guling di lantai. Dalam kondisi tanpa sadar, dia berteriak-teriak mengajak cucunya pulang ke Silangkitang. Kesurupan massal ini membuat suasana sekolah menjadi mencekam. Tak hanya murid, salah seorang gurupun ikut kerasukan dan terpaksa diamankan ke ruang guru. Untuk menghindari bertambahnya korban yang kerasukan, seluruh siswa akhirnya dipulangkan. Pihak sekolah meminta bantuan supranatural untuk menghadapi masalah ini.(Sumutonline/Mt)