MATATELINGA, Asahan ::Akhir achir ini sedang musim emak emak turun tangan membersihkan tempat perjudian elektronik jenis tembak ikan yang kian marak hingga ke pedesaan, Minggu (09/07/2023).Sunarsih (35) warga dusun IX desa Sei Lama kecamatan Simpang Empat Asahan dalam penuturannya mengatakan warga masyarakat di dusun IX dan X desa ini yang tergabung dalam perwiritan sudah merasa jengah dengan keberadaan permainan judi Tempak ikan maupun kupu kupu ini, akibat dari beroperasinya permainan judi ini banyak para suami yang menggadaikan harta bendanya seperti hand phone maupun kereta karena kalah bermain judi tembak ikan tersebut, belum lagi kami emak emak juga sudah jarang diberi uang belanja oleh para suami juga uang sekolah anak anak juga banyak yang nunggak karena para suami keranjingan bermain judi tembak ikan tersebut, ujarnya.[br]Sunarsih juga mengatakan keberadaan judi tembak ikan ini menurut kabar juga dipasok oleh oknum berseragam dan pengawasnya pun juga oknum berseragam hanya pelayan koinnya saja yang wanita, permainan itu biasanya hingga larut malam.Kami juga berterima kasih kepada pak Kapolsek Simpang Empat, Kasat Reskrim juga pak Kapolres Asahan yang memberikan pengamanan kepada warga masyarakat yang telah emosi karena keberadaan judi tembak ini.Warga masyarakat perwiritan di dusun ini merazia dan menggerebek tempat permainan judi tembak ikan ini pada Sabtu 08 Juli 2023 malam hari, dan juga sudah banyak lokasi permainan judi tembak ikan di daerah lain yang digerebek warga, namun pengusahanya yang ditengarai oknum berseragam tetap membandel dan setelah itu buka lagi, kami harap pak Kapolres Asahan tidak lagi mentoliter keberadaan permainan judi ini, pungkasnya (tim)